Pegawai Pajak DIY Tak Masalah Tunjangan Dipangkas

Patricia Vicka    •    Kamis, 21 Dec 2017 23:25 WIB
pajak
Pegawai Pajak DIY Tak Masalah Tunjangan Dipangkas
Kepala Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kanwil DIY Dionysius Lucas Hendrawan. Foto: Medcom.id/Patricia Vicka

Yogyakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani mengancam akan menurunkan tunjangan dan bonus pegawai di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang tak memiliki kinerja bagus. Kepala Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kanwil DIY Dionysius Lucas Hendrawan tak mempermasalahkan hal ini.

Menurutnya mencapai target yang sudah ditetapkan adalah tugas dan komitmen seluruh pegawai pajak. "Kami siap menerima risiko pekerjaan. Karena kami sudah komitmen untuk mencari penerimaan pajak," tegas Lucas di kantornya di jalan Ring Road Utara, Maguwoharjo, Depok, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis, 21 Desember 2017.

Pemberian tunjangan dan bonus selama ini memang beda-beda tiap wilayah. Tunjangan disesuaikan dengan penilaian kinerja dan pencapaian target disuatu area wilayah.

"Saya yakin kami mencapai penilaian yang maksimal. Karena pertumbuhan penerimaan pajak tahun ini kalau tidak ada tax amnesty tumbuh 11 persen dibandingkan tahun lalu. Angkanya lebih tinggi dari tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah yang hanya sebesar 8 persen," jelas Lucas.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2 dan Humas) Kanwil DJP DIY, Sanityas Jukti Prawatyan juga tak keberatan adanya pengurangan tunjangan dan bonus tersebut. Sebagai seorang karyawan pajak ia paham hal tersebut adalah konsekuensi dan risiko.

Bahkan tunjangan yang diberikan sesuai dengan kinerja per unit kerja kantor pajak mulai tahun depan,

"Mulai tahun depan lebih spesifik lagi penilaiannya. Dinilai per unit kerja di sebuah kantor pajak. Kalau tahun inikan per wilayah kerja," pungkas Tyas.

Ia yakin Kanwil DIY mencetak kinerja yang baik dan tinggi. Ini bisa dilihat dari tingkat kepatuhan melaporkan pajak tahun ini hampir mencapai 98 persen. Tahun 2016, tingkat kepatuhan pelaporan pajak mencapai 72 persen.

Realisasi penerimaan pajak DJP Kanwil DIY 2017 per 21 Desember mencapai 78,3 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp5,16 triliun. Realisasi pajak penghasilan 2017 mencapai Rp2,50 Triliun, PPN dan PPnBm (Rp1,474 Triliun), PBB (Rp10,5 triliun), dan pajak lainnya (Rp70,552 Miliar).


(SUR)