Operasi Pasar Telur Ayam Digelar Seminggu di Solo

Pythag Kurniati    •    Sabtu, 21 Jul 2018 18:41 WIB
pangantelur ayam
Operasi Pasar Telur Ayam Digelar Seminggu di Solo
Warga mengantre mendapatkan telur ayam ras dengan harga terjangkau di operasi pasar telur, Pasar Gede Solo. Medcom.id/Pythag Kurniati

Solo: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Surakarta menggelar operasi telur ayam ras. Operasi pasar digelar menindaklanjuti melonjaknya harga telur ayam ras.

Operasi pasar telur ayam ras digelar di Pasar Gede dan Pasar Legi, Kota Solo, Jawa Tengah.

Pantauan di lapangan, sejumlah warga menyerbu tenda operasi pasar di depan Pasar Gede, Solo. Mereka berbaris mengantre giliran sejak pagi untuk membeli telur ayam ras dengan harga terjangkau.

Sekretaris 2 TPID Surakarta Taufik Amrozy mengatakan, kegiatan operasi pasar telur ayam ras diselenggarakan selama tujuh hari.

"Mulai tanggal Sabtu, 20 Juli, hingga Kamis, 26 Juli 2018," ungkap Taufik, Sabtu, 21 Juli 2018.

Operasi pasar ditujukan untuk menstabilkan harga telur ayam ras yang masih tergolong tinggi di pasaran. Di beberapa pasar tradisional harga telur ayam ras masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Terakhir, di Pasar Gede tercatat harga telur ayam ras dijual Rp25 kilogram. Atau turun Rp3 ribu dari harga seminggu yang lalu yakni Rp28 ribu.

"Sedangkan di operasi pasar kali ini, telur ayam ras dijual dengan harga Rp20.500 ribu per kilogram atau di bawah HET," kata Taufik.

Pada tahap awal, operasi pasar menyediakan 300 kilogram telur ayam ras per hari per pasar. Stok ayam disediakan menggandeng para peternak besar.

"Namun jika dibutuhkan stok bisa ditambah sewaktu-waktu," imbuhnya.

Sementara salah satu warga, Deni merasa terbantu dengan adanya operasi pasar telur ayam ras. Kenaikan harga telur memaksa keluarganya mengurangi konsumsi telur sehari-hari.

"Biasanya makan mi pakai telur, nasi goreng pakai telur. Namun karena harganya tinggi, terpaksa tidak pakai dulu," terang dia.

Pembelian telur di operasi pasar, kata Deni, dibatasi guna pemerataan. "Perorang hanya boleh beli maksimal dua kilogram," ujar Deni.
 


(SUR)