Buruh Nyonya Meneer Tuntut Upah Rp98,220 Miliar

Mustholih    •    Senin, 21 Aug 2017 17:29 WIB
nyonya meneer
Buruh Nyonya Meneer Tuntut Upah Rp98,220 Miliar
Kuasa hukum Buruh Nyonya Meneer, Paulus Sirait, saat memberi keterangan kepada wartawan. (Metrotvnews.com/Mustholih)

Metrotvnews.com, Semarang: Ratusan buruh aktif PT Nyonya Meneer menuntut tim kurator pada Pengadilan Niaga Semarang, Jawa Tengah, membayarkan keseluruhan tunggakan gaji mereka senilai Rp35,364 miliar. Para buruh mengklaim ada yang belum menerima upah sejak November 2015-Juli 2017, sebagian lainnya mengaku belum gajian sejak Januari 2016-Juli 2017.

Paulus Sirait, selaku kuasa hukum buruh Nyonya Meneer, menyebut jumlah karyawan aktif yang dia tangani sebanyak 921 orang. "Mereka kuasakan (tuntutan) pada kami," katanya di Semarang, Jawa Tengah, Senin, 21 Agustus 2017.

Paulus juga menyebut para kliennya menuntut hak purnatugas menyusul status pailit perusahaan jamu yang berdiri sejak 1919 itu. Bila ditotal dengan tunggakan gaji, besaran yang musti dibayarkan Nyonya Meneer mencapai Rp41,473, miliar.

Baca: Dirut Nyonya Meneer Akui Rachmat Gobel Bantu Restrukturisasi Utang

Selain itu, ujar Paulus, Nyonya Meneer juga harus membayar pesangon Rp8,717 miliar kepada para buruh yang mendapat pemutusan hubungan kerja (PHK) sebelum Nyonya Meneer dinyatakan pailit. Para buruh yang di-PHK tersebut berjumlah 183 orang. Mereka sempat mengajukan gugatan PKPU ke Pengadilan Niaga Semarang.

Paulus mengklaim menerima kuasa hukum bagi 1.104 buruh Nyonya Meneer untuk menuntut upah mereka kepada tim kurator. Perinciannya, 921 karyawan aktif dan 183 karyawan yang di-PHK Nyonya Meneer.

Baca: Pailit, Aset Perusahaan Nyonya Meneer Dibekukan 

Menurut Paulus, Nyonya Meneer juga belum membayarkan klaim kesehatan para puruh senilai Rp75 juta. Di samping itu, Nyonya Meneer sebelum dinyatakan pailit juga belum membayarkan asuransi BPJS Tenaga Kerja senilai Rp12,589 miliar sejak November 2011.

"Jadi Total tagihan buruh Nyonya Meneer baik yang masuk PKPU maupun karyawan aktif senilai Rp98, 220 miliar. Itu hak buruh yang harus dibayarkan Nyonya Meneer," tegas Paulus.

Baca: Pemohon Sebut Utang Nyonya Meneer Rp7,04 Miliar

Belum ada konfirmasi dari pihak Nyonya Meneer terkait tudingan para buruh tersebut. Kuasa hukum Nyonya Meneer, La Ode Kudus, menyatakan belum bisa memberi komentar. "Ini saya masih di dalam ruangan. Sinyal putus-putus. Nanti saja hubungi lagi," kata La Ode Kudus saat dihubungi lewat telepon.


(SAN)