Tangkapan Ikan Nelayan Jepara Turun Drastis

Rhobi Shani    •    Rabu, 01 Feb 2017 15:05 WIB
nelayan
Tangkapan Ikan Nelayan Jepara Turun Drastis
Nelayan Jepara menurunkan ikan dari kapal -- MTVN/Rhobi Shani

Metrotvnews.com, Jepara: Ikan hasil tangkapan nelayan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, turun drastis. Gelombang tinggi menyebabkan mereka hanya mampu menangkap ikan tidak lebih dari 25 ton dalam sebulan.

"Selama November hasil tangkapan ikan bisa mencapai 175 ton. Pada Desember hanya 24 ton. Januari kemarin turun lagi," kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Jepara Sudiyatno, Rabu (1/2/2017).

Menurut Sudiyanto, Januari 2017 adalah puncak musim angin barat. Sehingga, nelayan tidak bisa melaut.

"Desember lalu masih bisa mencuri-curi kesempatan mencari ikan. Kalau pas gelombang bagus, meskipun sebentar, nelayan masih bisa mencari ikan. Tapi, Januari sudah tidak bisa (mencari ikan) karena gelombang benar-benar tinggi," terang Sudiyatno.

Sudiyatno menambahkan, masih ada satu atau dua nelayan nekad melaut di Januari. Tapi, hasil tangkapannya tidak maksimal. Mereka hanya berhasil menagkap ikan kelas bawah, seperti ikan kembung.

"Setelah musim gelombang tinggi berakhir, mudah-mudahan tangkapan ikan tongkol melimpah," harap Sudiyatno.

Saat musim gelombang tinggi, kata Sudiyatno, pasokan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Jepara juga berkurang. Tak pelak, harga ikan jadi melambung tinggi. Ikan tongkol yang biasanya dijual Rp15 ribu per kilogram, bisa mencapai Rp40 ribu per kilogram.


Suasana TPI Ujungbatu, Jepara, Jawa Tengah -- MTVN/Rhobi Shani

Pantauan Metrotvnews.com, suasana di TPI Ujungbatu, Jepara nampak lengang. Sebagian besar pedagang ikan pilih tutup. Hanya nampak beberapa pedagang ikan menunggu nelayan datang.

"Paling sehari hanya dua kapal yang menurunkan ikan. Itu pun ikan dari Sarang, Kabupaten Rembang," ucap Rusti, seorang pedagang ikan di TPI Ujungbatu.

Wanita 50 itu mengatakan, biasanya pukul 10.00 WIB TPI Ujungbatu sudah ramai pedagang ikan. Namun, sekarang hingga pukul 11.00 WIB belum banyak pedagang ikan karena pasokan ikan berkurang sejak dua bulan terakhir.


(NIN)