Kanwil Pajak Jateng Bentuk Tim Khusus Jemput SPT Tahunan

Pythag Kurniati    •    Rabu, 14 Feb 2018 10:33 WIB
pajakspt pajak
Kanwil Pajak Jateng Bentuk Tim Khusus Jemput SPT Tahunan
Kapala Kanwil DJP Jateng II Rida Handanu (batik hitam berkacamata). Foto: Medcom.id/Pythag Kurniati

Solo: Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng II akan membentuk tim khusus jemput bola dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Tim akan mendatangi wajib pajak dengan kriteria tertentu.

"Misalnya perusahaan dengan pegawai cukup banyak, perkantoran pemerintahan, dinas dengan karyawan ber-NPWP yang cukup banyak," ungkap Kepala Kanwil DJP Jateng II Rida Handanu kepada wartawan, Selasa, 13 Februari 2018.

Jemput bola yang akan mulai dilakukan pada 15 Februari 2018 hingga 15 Maret 2018 ini diharapkan dapat mengurangi antrean pelaporan SPT Tahunan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Sekaligus menjadi salah satu bagian dari program pencanangan Pekan Layanan 2018.

Selain melakukan jemput bola, DJP Jateng II akan membuka pos pelayanan e-filing di tempat-tempat keramaian berupa Pojok Pajak yang melayani pembuatan EFIN dan e-filing. "Seperti misalnya di mal dan tempat strategis lainnya," imbuh Rida.

Upaya-upaya tersebut dilakukan oleh Kanwil DJP Jateng II dalam rangka memenuhi target kepatuhan SPT Tahunan 2017. "Kami ditarget mencapai kepatuhan 73 persen," kata dia.

Sedangkan berkaca pada pencapaian angka kepatuhan pelaporan SPT Tahunan 2016, Rida mengungkapkan capaian DJP Jateng II cukup tinggi, yakni 85 persen. Dari 791.454 wajib pajak yang ada, penyampaian SPT sebanyak 670.997.

Dari angka tersebut, wajib pajak orang pribadi karyawan menempati persentase tertinggi yakni sebanyak 91 persen. Disusul kemudian wajib pajak badan sebesar 69 persen dan nonkaryawan 59 persen.

Rida menerangkan batas waktu penyampaian SPT Tahunan Pph wajib pajak orang pribadi ditenggat hingga 31 Maret 2018. Sedangkan untuk SPT Tahunan Pph Badan hingga 30 April 2018.

"Kami imbau, masyarakat sampaikan SPT di awal waktu supaya tidak ada penumpukan menjelang batas waktu," pungkas dia.

Masa pelaporan SPT ini merupakan hal penting. Sebab selain mengukur tingkat kepatuhan wajib pajak, penerimaan pajak atas SPT kurang bayar di 2017 akan memengaruhi penerimaan pajak di 2018. Oleh karena itu, Kanwil DJP Jateng II berkomitmen membantu wajib pajak dalam pelaporan SPT Tahunan dan pemenuhan kewajiban perpajakan.


(SUR)