Kulon Progo Siapkan Gapoktan Produksi Beras Premium

Antara    •    Selasa, 01 Aug 2017 10:00 WIB
beras
Kulon Progo Siapkan Gapoktan Produksi Beras Premium
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Kulon Progo: Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo menyiapkan delapan gabungan kelompok tani (gapoktan) untuk memproduksi beras premium dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Beras premium ini kami beri nama beras Melati Menoreh (Menor)," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Bambang Tri Budi di Kulon Progo, Daerah IStimewa Yogyakarta (DIY), Selasa 1 Agustus 2017.

Namun, lanjut Bambang, pihaknya belum menentukan harga beras Menor. Harganya masih akan menyesuaikan dengan peraturan pemerintah.

Bambang mengatakan, dirinya cukup prihatin dengan munculnya Peraturan Kementerian Perdagangan Nomor 47 Tahun 2017 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) beras yang baru saja ditarik kembali. Permendag mengatur harga beras petani Rp9 ribu per kilogram untuk semua jenis. HET tersebut lebih murah dibanding sebelumnya, yaitu Rp9.500 per kilogram.

"Nilai tersebut seolah memukul rata harga beras petani dan memunculkan ketidakadilan bagi petani," katanya.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Tri Hidayatun mengatakan, perbedaan antara beras medium dan beras premium berasal dari proses pengolahan yang tampak pada hasil akhir. Beras premium diolah dengan mesin penyortir khusus yang bisa memunculkan beras dengan standar tanpa menir, tanpa ada patahan dan kadar kotoran lebih sedikit serta sejumlah standar lainnya.

"Pada 2017, kami memberikan dana pemberdayaan sekitar Rp1,9 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) bagi enam gapoktan dalam menyediakan beras premium," katanya.


(NIN)