Genjot Pajak, KPP Pratama Jepara Gandeng Kejari

Rhobi Shani    •    Kamis, 16 Feb 2017 15:28 WIB
tax amnesty
Genjot Pajak, KPP Pratama Jepara Gandeng Kejari
Kepala KPP Pratama Jepara (kiri) Endaryono dengan Kajari Jepara Yundi Daru (kanan). (Metrotvnews.com/Rhobi Shani)

Metrotvnews.com, Jepara: Tingkat kepatuhan masyarakat, perorangan maupun badan usaha, membayar pajak di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah sangat rendah. Untuk mendongkrak pendapatan pajak, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jepara menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara. 
 
Kepala KPP Pratama Jepara Endaryono menyampaikan, berharap kerja sama ini bisa mewujudkan keterpaduan dalam memberikan pemahaman hukum dan perpajakan. Serta, pemanfaatan data dan informasi intelejen untuk mendukung kinerja di bidang perpajakan.
 
“Kemudian kami akan berkoordinasi dalam proses penyidikan dan penentuan perkara tindak pidana di bidang perpajakan,” ungkap Endaryono usai penandatanganan piagam komitmen di aula Kejari Jepara, Kamis, 16 Februari 2017.
 
Endaryono menambahkan, lahirnya piagam komitmen diharpakan juga mampu mengamankan penerimaan pajak negara lebih maksimal. Sehingga, tanpa diminta, kesadaran wajib pajak untuk membayar pajak tumbuh.
 
Kajari Jepara Yuni Daru menyatakan siap memberikan bantuan hukum. Tak hanya itu, Kejari Jepara juga akan memberikan pertimbangan hukum, dan tindakan hukum.
 
“Terutama di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara,” kata Yuni.
 
Usai penandatanganan piagam komitmen ini, Yuni menambahkan, pihaknya meminta KPP Pratama Jepara segera menyodorkan nama-nama wajib pajak yang memiliki tunggakan pajak. Sehingga, pihaknya bisa dengan segera melakukan pemanggilan terhadap wajib pajak yang membandel.
 
“Khususnya wajib pajak badan usaha,” tandas Yuni.
 
Kerjasama serupa sebelumnya sudah diterapkan Kejari Jepara dengan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS). Hasilnya, dikatakan Yuni, dalam satu tahun pihaknya mampu menarik Rp400 juta lebih setoran peserta BPJS yang mandek.


(SAN)