Harga Jual Kopi Kudus Tengah "Manis"

Rhobi Shani    •    Minggu, 29 Jul 2018 12:26 WIB
harga kopi
Harga Jual Kopi Kudus Tengah
Petani kopi di lereng Gunung Muria, Kudus, Jawa Tengah, sedang memetik kopi. Medcom.id/Rhobi Shani

Kudus: Musim panen kopi di lereng Gunung Muria Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, telah tiba. Petani kopi Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kudus, mulai memanen buah 'kaffa' ini.

Petani pun tersenyum karena harga kopi basah mencapai Rp5.700 per kilogram pada musim panen kali ini. Sedangkan, harga biji kopi kering di tingkat petani mencapai Rp23 ribu per kilogram.

Rumain, seorang petani kopi di Desa Ternadi mengatakan harga kopi mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan harga tahun lalu. Kopi yang belum dijemur (kopi basah) pada musim panen tahun lalu hanya dihargai Rp4.400 per kilogram. Sementara biji kopi kering dipatok Rp21 ribu per kilogram.

"Harga di awal musim panen yang menjadi acuan. Sedangkan di akhir panen biasanya mengalami kenaikan dari harga awal panen," kata Rumain, Minggu, 29 Juli 2018.

Satu hektare lahan kopi bisa menghasilkan sampai 2,4 ton kopi basah, atau setara dengan dengan 5.1 kuintal kopi kering.

"Kopi dari Ternadi juga bersaing dengan daerah lain. Penjualan dari petani langsung ke tengkulak yang datang ke petani langsung," kata Rumain.

Kepala Desa Ternadi, Iswanto mengatakan, 70 persen warganya berprofesi sebagai petani kopi. Lahan milik pribadi petani yang ditanami kopi mencapai 20 hektare. Sedangkan untuk lahan milik Perhutani mencapai 49 hektare.

"Sebagian besar masyarakat menjadi petani kopi. Ada yang menggarap lahan pribadi. Sebagian lagi menggarap lahan milik Perhutani," pungkas Iswanto.


(SUR)