Perajin Mete Gunungkidul Kesulitan Bahan Baku

Antara    •    Senin, 20 Mar 2017 09:29 WIB
Perajin Mete Gunungkidul Kesulitan Bahan Baku
Pekerja menjemur biji jambu mete -- ANT/Akbar Tado

Metrotvnews.com, Gunungkidul: Perajin kacang mete di Kecamatan Karangmojo, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta kesulitan mendapatkan bahan baku biji mete dalam dua tahun terakhir. Tingginya curah hujan menjadikan buah mete yang dihasilkan perkebunan jadi berkurang.

"Selama dua tahun terakhir, perkebunan jambu mete di wilayah Karangmojo tidak berbuah maksimal. Hanya beberapa pohon yang menghasilkan buah," kata Sumilah, perajin kacang mete di Dusun Bulu, Desa Karangmojo, Gunungkidul, Senin, 20 Maret 2017.

Sumilah mengatakan, dirinya harus mencari mete ke dusun di luar Karangmojo. "Saat ini, buah mete yang ada dari tahun lalu," katanya.

Menurut Sumilah, dirinya juga mendatangkan buah mete dari Wonogiri demi mencukupi permintaan konsumen. Saat ini kacang mete
matang kualitas bagus dijual Rp150 ribu per kilogram. Jika mentah dihargai Rp140 ribu per kilogram.

"Produksi jauh menurun. Dua tahun lalu saya memperkejakan enam orang. Sekarang, hanya dua orang, itu pun kalau ada pesanan," katanya.

Sekretaris Desa Karangmojo Budi Haryanto menjelaskan, pihaknya akan mewadahi masyarakat yang selama ini memproduksi mete dan juga kelompok lainnya dalam koperasi. Sehingga, mereka akan mudah mendapatkan bantuan.

"Selama ini pengusaha kecil masih terbatas industri rumahan, belum terkoordinir dengan baik. Ke depan akan ada koperasi yang mewadahi mereka," katanya.
(NIN)