Harga Daging di Pasar Tradisional Masih Tinggi

   •    Rabu, 14 Sep 2016 16:26 WIB
harga daging
Harga Daging di Pasar Tradisional Masih Tinggi
Foto ilustrasi. (Ant/Wahyu Putro)

Metrotvnews.com, Batang: Dua hari usai perayaan Iduladha, harga daging sapi dan ayam masih bertahan tinggi. Permintaan dari masyarakat belum berkurang.

Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bertengger di kisaran Rp115-Rp118 ribu per kilogram (kg) atau naik 15-18 persen.

Pedagang daging Pasar Batang, Mulikah, mengatakan menduga kenaikan lantaran permintaan masyarakat masih tinggi. Sementara, pasokan hewan dari peternak menipis. 

"Sebelumnya, ternak sapi, kerbau, serta kambing sudah menjadi hewan kurban, sehingga stok hewan berkurang. Sedang permintaan masyarakat cukup tinggi," kata Mulikah, seperti dikutip Antara, Rabu (14/9/2016).

Baca: Upaya Pemerintah Menekan Harga Daging Sapi Terancam Gagal

Meski begitu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Batang, Isnanto, bilang, kenaikan harga daging masih dalam batas wajar. "Kenaikan harga akan segera turun," tegasnya.

Dari Kabupaten Temanggung, harga daging ayam ras bertahan Rp30 ribu/kg. Sedangakan daging sapi stabil Rp115 ribu/kg, dan daging kambing Rp95 ribu/kg.



Pedagang daging ayam di Pasar Kliwon, Temanggung, Islamiyah mengatakan seminggu sebelum Iduladha 
harga daging ayam telah naik dari Rp25 ribu jadi Rp30 ribu/kg.

"Harga tersebut bertahan hingga saat ini. Tingginya harga daging ayam tersebut berpengaruh terhadap permintaan yang cenderung berkurang," katanya.

Meski harga daging ayam tinggi, harga kebutuhan pokok lainnya relatif stabil. Telur ayam ras dijual Rp17.500/kg, minyak goreng curah Rp12.500/kg, gula pasir Rp13.500/kg, cabai merah keriting Rp35 ribu/kg.

Harga cabai besar hijau Rp20 ribu/kg, cabai rawit Rp20 ribu/kg, tomat Rp6 ribu/kg, dan wortel Rp8 ribu/kg.


(SAN)