Sewakan Lahan, PT KAI Rugi Rp800 Juta Tiap Tahun

   •    Selasa, 08 Nov 2016 15:13 WIB
pt kai
Sewakan Lahan, PT KAI Rugi Rp800 Juta Tiap Tahun
Foto ilustrasi. (Media Indonesia/Galih Pradipta)

Metrotvnews.com, Magelang: Potensi kerugian PT Kereta Api Indonesia Daop VI Yogyakarta dalam menyewakan lahan di wilayah Magelang, Jawa Tengah, sekitar Rp600 juta hingga Rp800 juta per tahun. Kerugian akibat ulah oknum yang mengaku sebagai pengelola lahan PT KAI.

Demikian ditegaskan Manajer Pengusahaan Aset PT KAI Daop VI, Tiyono, di Magelang, Selasa, 8 November. Seperti dilansir Antara, Triyono mengatakan itu sebelum sosialisasi pada warga penyewa lahan.

Dia meminta penyewa lahan tetap membayar sewa lahan atau memperpanjang kontrak dengan PT KAI di Kantor Pengusahaan Aset Kebonpolo, Magelang.

Ia menuturkan, ulah oknum membuat banyak mitra PT KAI di wilayah Magelang kebingungan. Karena, oknum-oknum tersebut mempengaruhi para mitra agar membayar sewa pada oknum tersebut selaku pengelola aset.

"Oknum-oknum tersebut juga mempengaruhi para penyewa untuk tidak memperpanjang kontrak dengan PT KAI, padahal secara administrasi mereka masih menyewa pada PT KAI, tetapi tidak membayar sewa," katanya.

Menurut dia ulah oknum-oknum tersebut telah berlangsung sejak 2013. Namun, akhir-akhir ini semakin banyak. Mereka mendatangi rumah rumah para penyewa lahan.

Ia menyebutkan, pendapatan PT KAI dari hasil sewa lahan di wilayah Magelang sebelum muncul oknum-oknum tersebut mencapai Rp3 miliar per tahun.

Saat ini, jumlah penyewa lahan PT KAI yang telah memperpanjang kontral sekitar 500 orang. Padahal, pada 2013 terdapat 900 orang penyewa.


(SAN)