Jateng Deflasi Jelang Lebaran

Budi Arista Romadhoni    •    Senin, 04 Jun 2018 17:24 WIB
inflasi deflasi
Jateng Deflasi Jelang Lebaran
Kuli panggul tengah membawa beras di Pasar Dargo, Kota Semarang, Jawa Tengah. Medcom.id/Budi Arista Romadhoni

Semarang: Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat terjadi deflasi 0,01 persen atau penurunan harga di komponen bahan makanan pokok. Komoditas penyumbang deflasi di Jawa Tengah adalah bawang putih, cabai merah, beras, dan nangka muda.

"Ternyata gerakan-gerakan stabilisasi pangan sudah membuahkan hasil nyata bahwa pergerakan harga untuk makanan itu di Jawa Tengah terjaga dengan baik bahkan cenderung turun," kata Kepala BPS Jawa Tengah Margo Yuwono, Senin, 4 Juni 2018.

Namun, ada juga komoditas bahan makanan yang menahan laju deflasi. Telur ayam ras menyumbang inflasi 0,07 persen, disusul daging ayam ras (0,04) persen, jeruk (0,02 persen), nasi dengan lauk (0,01 persen) persen dan bawang merah (0,01 persen).

Pola inflasi selama lebaran dapat dilihat dari permintaan yang meningkat tajam biasanya diikuti dengan kenaikan harga.  Namun,  pola tersebut tidak perlu ditakuti selama inflasi tidak terjadi secara terus menerus.

"Pola lebaran itu bukan sesuatu yang ditakuti, inflasi ditakuti kalau naik terus tapi kalau naiknya di momen tertentu, masih dalam kondisi terkendali," jelasnya.

Inflasi di Jawa Tengah saat lebaran sendiri  dengan tahun lalu mengalami diprediksi kecenderungan  lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Artinya dari tahun ke tahun menjaga kestabilan harga di Jawa Tengah mengalami perbaikan meskipun di bulan Juni akan mengalami inflasi," tandasnya.
 


(SUR)