Kepala Bappebti akan Minta Importir Tambah Pasokan Bawang Putih

Patricia Vicka    •    Selasa, 18 Apr 2017 12:45 WIB
harga sembako
Kepala Bappebti akan Minta Importir Tambah Pasokan Bawang Putih
Kepala Bappebti Bachrul Chairi (baju putih) meninjau harga di Pasar Beringharjo Yogyakarta. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sejak sebulan terakhir, terjadi kelangkaan stok bawang putih impor di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Akibatnya, konsumen mengurangi jumlah pembelian lantaran harga melambung.

Saat ini, per kilogram bawang putih dijual seharga Rp50ribu-Rp52 ribu per kilogram. Bulan lalu cuma Rp35 ribu-Rp40 ribu per kilogram. "Mahal karena pasokan bawang putih sekarang sedikit susah didapat," ujar Yani, 50, salah satu pedagang di Pasar Beringharjo, pada Metrotvnews.com, Selasa, 18 April 2017.

Kepala Lurah Beringharjo Timur, Sumarno, menjelaskan kelangkaan terjadi akibat berkurangnya pasokan dari importir. "Bawang putih yang di sini impor semua dari Cina. Di hari normal biasanya datang 2-3 ton per hari tapi sekarang hanya sekitar 500 kilogram per hari," ujarnya.

Ia meminta kepada pemerintah pusat untuk menambah stok bawang putih di kota Yogyakarta terutama di Pasar Beringharjo. "Ditambah 1,5-2,5 ton lagi untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari," tuturnya.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Bachrul Chairi, mengatakan, secara garis besar harga kebutuhan pokok di Yogyakarta stabil dan pasokan cukup. 

"Tapi ada dua jenis yang perlu diperhatikan karena ada peningkatan harga, yakni bawang putih impor dan cabai merah. Kami akan segera beritahu importir untuk menambah pasokan ke Yogyakarta," tegasnya di sela pantauan harga sembako di Pasar Beringharjo.

Pantauan metrotvnews.com harga sayur-mayur dan kebutuhan pokok dan bumbu dapur lainnya stabil bahkan sebagai mengalami penurunan harga. Seperti harga bawang merah dari sebelumnya Rp40 ribu/kg turun menjadi Rp20 ribu/kilo dan cabai rawit merah turun dari Rp140ribu/kg menjadi Rp50/kg.


(SAN)