Tergusur Proyek Tol, Pemkab Kendal Kesulitan Cari Lahan Pengganti

Iswahyudi    •    Sabtu, 15 Oct 2016 14:41 WIB
jalan tol
Tergusur Proyek Tol, Pemkab Kendal Kesulitan Cari Lahan Pengganti
Pembangunan jalan tol Semarang-Batang. Foto: Metrotvnews.com/Iswahyudi

Metrotvnews.com, Kendal: Pemerintah Kabupaten Kendal kesulitan mencari pengganti lahan untuk membangun enam aset yang tergusur akibat pembangunan tol Semarang-Batang.

"Tiga hari ke depan kami dan Tim Pembebasan Lahan Tol baru akan mengukur dan mendata nilai keenam aset itu," kata Kepala Kepala Tata pemerintahan Setda Kendal, Wahyu Hidayat, Sabtu (15/10/2016).

Enam aset itu terdiri dari gedung SDN 2 Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan, SDN 1 dan SDN 2 Sumber Agung, Kemacatan Weleri, SD Sumbersari Ngampel, SMPN 2 Pegandon, dan satu puskesma.

“Setelah diukur dan dihitung seluruh fasilitas yang ada, barulah ditentukan lahan penggantinya," kata dia.

Prinsipnya, kata Wahyu, jangan sampai merugikan pemerintah daerah. Jadi, fasilitas yang ada bangunan seperti lahan parkir atau lapangan olahraga, minimal harus dibangun persis seperti sebelumnya.

Kendala hadir saat menghitung aset SMPN 2 Pegandon. Karena, hanya sebagian bangunannya yang tergusur.  "Pihak sekolah justru meminta agar semua diganti,” katanya.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kendal yang merangkap Ketua Tim Pelaksana Pembebasan Lahan, Herry Fathurohman, berjanji mencari solusi terbaik untuk mengganti enam aset pemda yang tergusur.

“Kami terus berkoordinasi dengan kepala desa, camat, hingga Badan Pemerintahan Masyarakat Desa Kendal,” kata Herry.

Proyek tol Semarang-Batang membutuhkan lahan sekitar 2,4 juta meter persegi. Lahan itu melintas 27 desa di 8 kecamatan di Kabupaten Kendal. Hingga kini baru 10 persen yang dibebaskan. Targetnya, akhir tahun ini pembebasan lahan harus sudah selesai.


(UWA)