Ramadan dan Lebaran, BI DIY Stok Uang Rp7,7 Triliun

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 26 May 2017 12:15 WIB
mudik lebaran 2017
Ramadan dan Lebaran, BI DIY Stok Uang Rp7,7 Triliun
Sejumlah warga mengantre untuk menukar uang rupiah lama dengan uang rupiah baru di Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (21/12). (Media Indonesia/Galih Pradipta)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BI DIY) menambah pasokan uang tunai selama Ramadan dan Idul Fitri 2017. Jumlahnya, Rp7,7 triliun, atau meningkat Rp2,7 triliun dibanding pasokan pada periode 2016 yang hanya Rp5 triliun.

Kepala Kantor Perwakilan BI DIY Budi Hananto mengatakan penambahan stok uang tersebut sebagai respons aktivitas perekonomian yang diperkirakan terus meningkat. Tercermin dari produk domestik regional bruto (PDRB) DIY dalam triwulan I-2017 yang mencapai 5,12 persen atau di atas angka nasional yang berada di angka 5,04 persen.

Budi berujar, besarnya persediaan uang untuk bulan Ramadan dan Lebaran 2017 karena aktivitas mudik di Yogyakarta terbilang tinggi. "Selain itu juga untuk persediaan perbankan karena saat ini musim libur panjang sekolah," ungkap Budi pada Jumat, 26 Mei 2017.

Ia menambahkan, pihaknya juga menyediakan kas keliling sebagai tempat penukaran uang baru di empat kabupaten dan satu kota madya mulai 29 Mei hingga mendekati lebaran.

Adapun uang pecahan yang disediakan di setiap kas keliling mulai Rp100 ribu, Rp50 ribu, Rp20 ribu, hingga seribu rupiah. Khusus pecahan Rp20 ribu ke bawah, katanya, disediakan uang baru tahun emisi 2016.

"Kas keliling kami sekali beroperasi disediakan uang Rp380 juta. Selain itu, penukaran juga bisa dilakukan di bank. Kami sarankan penukaran dilakukan di bank atau langsung ke BI karena dijamin asli dan tidak dipungut biaya," ujarnya.


(SAN)