Pengukir Sandal Jepit Ketiban Rezeki Asian Games

Rhobi Shani    •    Senin, 06 Aug 2018 13:53 WIB
asian games 2018
Pengukir Sandal Jepit Ketiban Rezeki Asian Games
Hartono menyelesaikan ukiran maskot Asian Games di sandal jepit. Medcom.id/Rhobi Shani

Kudus: Tampak tumpukan sandal jepit di ruang tamu yang tak terlalu luas. Ada lem dan pisau kecil di sebelah tumpukan sandal.

Hartono, sang pemilik rumah, terlihat sibuk mengukir sepasang sandal japit. Tangan Hartono memegang pisau dan jepitan. Dua alat yang senantiasa menemani Hartono terlihat menari mengukir gambar di atas sandal nan awalnya polos.

Asian Games yang dihelat sebentar lagi membawa berkah tersendiri bagi Hartono. Pesta olahraga terbesar di Benua Asia itu dimanfaatkan sebagai peluang rezeki bagi warga Dusun Beji Banjaran RT1 RW3 Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini.

Hartono memperlihatkan dua sandal jepit bermaskot Asian Games yang jadi karyanya. Dia memang sedang ketiban rezeki gara-gara sandal bergambar Bhin-bhin (burung cendrawasih), Atung (rusa Bawean), dan Kaka (badak bercula satu) maskot Asian Games itu.

Pemuda 33 tahun itu pun terang-terangan mengakui kebanjiran pesanan. "Banyak yang pesan lewat akun sosmed (sosial media) saya. Saking banyaknya pesanan sampai kewalahan," ungkap Hartono sembari menyelesaikan ukiran Kaka di salah satu sandal, Senin, 6 Agustus 2018.

Hartono bercerita, karirnya sebagai pengukir sandal jepit bermula empat tahun terkahir. Keahliannya itu dari latihan secara otodidak. Padahal, usahanya saat itu tak ada hubungan dengan ukiran

"Saya dulu bekerja membuat pisau, tapi senang mengiukir sandal jepit. Terus iseng-iseng menerima pesanan sandal ukir," kata bapak satu anak itu.


Maskot Asian Games yang diukir di sandal jepit. Medcom.id/Rhobi Shani

Untuk menyelesaikan satu ukiran sandal dia hanya butuh waktu dua sampai tiga jam. Semua itu didasarkan pada tingkat kerumitannya.  Hartono harus berselancar di dunia maya sebelum mulai mengukir.

Setelah gambar yang dikehendaki didapat, lantas membuat gambar pola di sandal. “Terus diukir dengan pisau mengikuti gambar yang sudah dibuat," kata Hartono.

Sepasang sandal jepit bergambar maskot Asian Games dibanderol harga yang cukup terjangkau. Mulai dari Rp 25 ribu sampai Rp 64 ribu. Menurut Hartono, harga yang dipatok disesuaikan dengan tingkat kerumitannya.

Hartono tak hanya lihai mengukir maskot Asian Games. Dia juga piawai mengukir aneka bentuk pada sandal berbahan karet. Itu seperti karakter tokoh kartun. Salain mengukir sandal, Hartono juga mampu membuat gantungan kunci dan jam dinding berbahan sandal jepit.

"Semua yang saya buat ukiran macam-macam itu berbahan dasar sandal jepit," pungkas Hartono.


(SUR)