Festival Ekonomi di Jateng Angkat Tema Peran Pesantren

Budi Arista Romadhoni    •    Senin, 30 Apr 2018 15:19 WIB
ekonomi syariah
Festival Ekonomi di Jateng Angkat Tema Peran Pesantren
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah Hamid Ponco Wibowo (kiri) memberikan keterangan di Gedung Oudetrap, Kota Lama, Semarang, Senin 30 April 2018, Medcom.id - Budi Arista

Semarang: Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa 2018 digelar di Semarang, Jawa Tengah, pada 2 Mei 2018. Kegiatan tahunan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari penyelenggaraan Indonesia Shari'a Economic Forum (ISEF).

Kegiatan bertemakan Peningkatan Peran Pesantren dan Industri Halal dalam Pengembangan Ekonomi Syariah. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah Hamid Ponco Wibowo mengatakan tema pesantren digunakan lantaran lembaga pendidikan itu sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Bahkan, pesantren menjadi salah satu sentral perekonomian.

Peran pesantren ditandai dengan pendirian organisasi modern pertama Sarekat Dagang Indonesia. Pendirinya berasal dari kalangan pesantren.  

"Kita ingin mengangkat lagi pola bisnis saat itu dan masyarakat akan semakin peduli karena akan banyak alternatif pembiayaan tidak hanya perbankan syariah maupun konvensional tapi ada pembiayaan lain yang bisa dikembangkan," kata Hamid di Semarang, Senin, 30 April 2018. 

Hamid mengatakan BI membina dua pesantren di Jateng. Yaitu Al Anwar Sarang Rembang dan Roudluotul Muhtadin Jepara. BI memberikan edukasi soal bisnis dengan pola ekonomi syariah, mulai dari membuat produk, pembiayaan, hingga menjual.

"Ini masih awal dan didalami kalau ini berhasil akan menjadi pilot project tempat lain dan tentunya akan semakin banyak. Kita ingin memberikan satu pemahaman kepada pesantren bagaimana bisa mengembangkan enterpreneur ekonomi syariah," jelasnya

Kegiatan berlangsung selama sebulan. BI melakukan sosialisasi kegiatan tidak hanya di Semarang, tapi juga Solo, Tegal, dan Purwokerto.



(RRN)