Pengembangan Lapter Gading, Pemda DIY: Baru Wacana Menteri

Patricia Vicka    •    Selasa, 22 Nov 2016 16:02 WIB
bandara
Pengembangan Lapter Gading, Pemda DIY: Baru Wacana Menteri
Kontes Robot Terbang Indonesia 2015 di Bandara Gading Gunungkidul, DIY. (Media Indonesia/Ardi)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Rencana pengembangan lapangan terbang (Lapter) Gading menjadi bandara perintis pariwisata tampak hanya sekadar wacana. Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta belum membuat rencana detail pengembangan lapangan terbang di Kabupaten Gunungkidul itu.

Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Haryanta mengatakan, Pemda DIY juga belum meminta izin TNI AU soal rencana pengembangan Lapter Gading.

Baca: Pengembangan Lapter Gading Belum Izin TNI AU

"Pak Gubernur belum tahu rencana itu. Baru wacana menteri. Kalaupun ada, seharusnya dibicarakan dulu perencanaannya antara Pemda DIY dengan Pemkab Gunungkidul," ujarnya di Kantor Kepatihan Yogyakarta, Selasa (22/11/2016).

Perencanaan ini penting, sebab fasilitas dan standar keamanan di Lapter Gading belum dibangun sesuai standar bandara perintis. Berdasarkan rencana awal, bandara milik TNI Au ini diperuntukkan latihan penerbangan militer dan pusat studi dan penelitian keudaraan.

Selain itu, kejelasan status kepemilikan lahan juga perlu diselesaikan sebelum membuat perencanaan. Sigit mengklaim Lapter Gading berdiri di tanah milik Pemkab dan TNI AU.

"Harus ada pembicaraan terkait aset dan siapa yang akan mengoperasionalkannya. Baru perencanaan lain seperti transportasi menuju ke sana," tuturnya.

Baca: Bandara Gading Akan Jadi Bandara Perintis Tampung Turis

Namun, pihaknya siap mengembangkan lapangan ini jika sudah ada perjanjian resmi antara pemerintah pusat dengan pemda. Sebab, bandara perintis cukup dibutuhkan untuk meningkatkan pariwisata Gunungkidul.

Wacana pengembangan Lapter Gading jadi bandara perintis dilontarkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam seminar Rencana Pengembangan Wisata Gunungkidul. Soal wacana ini, TNI AU mengaku belum mendapat tembusan.


(SAN)