Harga Beras di Tegal Merangkak Naik

Kuntoro Tayubi    •    Jumat, 15 Dec 2017 14:17 WIB
harga beras
Harga Beras di Tegal Merangkak Naik
Kepala Dindakop dan UKM Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Suspriyanti secara simbolis menerima beras dari petugas Bulog untuk dijual ke masyarakat -- medcom.id/Kuntoro Tayubi

Tegal: Harga beras di Tegal, Jawa Tengah, mengalami kenaikan cukup signifikan di tingkat pengecer. Kenaikan mulai dari Rp500 hingga Rp1.500 per kilogram.

Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten (UKM) Tegal melakukan operasi pasar (OP) untuk mencegah melambungnya harga beras. "(Kemarin) Kami melakukan OP di Desa Tembongwah, Kecamatan Balapulang. Ini merupakan OP yang pertama," kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Tegal Suspriyanti, Kamis, 12 Desember 2017.

Suspriyanti menagatakan, OP akan dilakukan selama delapan hari ke depan di tempat berbeda. Hari ini, OP dipusatkan di Desa Pamiritan, Kecamatan Balapulang dan Pasar Trayeman, Kecamatan Slawi.

Pada 18 Desember 2017, OP dilakukan di Desa Cilongok, Kecamatan Balapulang dan Pasar Banjaran Adiwerna. Sedangkan, pada 19 Desember 2017 OP dilakukan di Desa Karangmulya, Kecamatan Bojong dan Pasar Pepedan, Kecamatan Dukuhturi.

Sementara, 20 Desember 2017 OP dipusatkan di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong. "Nanti kita juga menyasar ke Desa Gupakan, Kecamatan Bumijawa dan Pasar Kemantran Kramat. Itu kami lakukan pada 21 Desember 2017," sambungnya.

Menurut Suspriyanti, OP bakal dilaksanakan juga di Desa Bawangan, Kecamatan Bumijawa; Pasar Lebaksiu, Desa Soka Tengah; dan Pasar Bumijawa, Kecamatan Bumijawa. OP tersebut digelar pada 27-28 Desember 2017.

Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Tegal menggandeng Bulog Sub Divre VI Pekalongan dengan menjual beras seharga Rp7.100 per kilogram. Tapi, harga itu belum termasuk biaya angkut. Jika ditambah biaya angkut menjadi Rp8.100 per kilogram.

"Kalau sesuai HET (harga eceran tertinggi), harga beras per kilogramnya hanya Rp9.450. Itu harga beras medium. Sedangkan, yang premium Rp12 ribu per kilogram," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Suspriyanti, harga beras medium di pasaran antara Rp10 ribu hingga Rp11.500 per kilogram. Sedangkan, harga beras premium antara Rp12.500 hingga Rp13.500 per kilogram.

"Makanya kami menggelar OP. Setiap lokasi kami menjual beras sebanyak 7,5 kuintal," pungkasnya.

Kepala Bulog Sub Divre VI Pekalongan Muhson mengaku sudah melakukan OP sejak awal bulan dan berakhir pada akhir tahun. OP melibatkan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya.

"Operasi pasar ini merupakan bagian dari langkah-langkah kami untuk menstabilisasikan harga. Ini sudah kami lakukan sejak awal bulan," tutupnya.


(NIN)