Harga Sayuran di Solo Naik Jelang Natal dan Tahun Baru

Pythag Kurniati    •    Senin, 11 Dec 2017 18:59 WIB
harga sayur
Harga Sayuran di Solo Naik Jelang Natal dan Tahun Baru
Pengecekan harga di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah -- medcom.id/Pythag Kurniati

Solo: Kepolisian Sektor (Polsek) Jebres mengecek harga di Pasar Gede, Kota Solo, Jawa Tengah. Pengecekan harga dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat video conference untuk mengamankan stok bahan pangan jelang Natal dan Tahun Baru 2018.

"Kapolri menyampaikan agar seluruh jajaran Polri mengecek harga-harga di pasar," kata Kapolsek Jebres Kompol Juliana di Pasar Gede, Senin, 11 Desember 2017.

Pada kesempatan tersebut, Juliana memastikan tidak ada harga yang dinaikkan sepihak. "Kalau ada yang tidak wajar, akan kami cek. Apakah ada persoalan transportasi atau ada pihak-pihak yang menimbun," jelas dia.

Pantauan medcom.id, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Telur ayam yang semula Rp21 ribu per kilogram menjadi Rp23 ribu per kilogram. Harga tomat juga naik, dari Rp10 ribu per kilogram menjadi Rp15 ribu per kilogram.

Sedangkan, sawi naik dari Rp5 ribu per kilogram menjadi Rp10 ribu per kilogram. Wortel yang semula Rp5 ribu per kilogram, naik menjadi Rp10 ribu per kilogram.

"Mentimun dari harga Rp2.500 per kilogram menjadi Rp5 ribu per kilogram," beber Tugi, penjual sayur di Pasar Gede.

Menurut Tugi, kenaikan harga disebabkan cuaca ekstrem yang terjadi sejak dua pekan terakhir. "Hujan deras, hasil panennya mungkin tidak sebaik biasanya," lanjutnya.

Sementara, harga komoditas lainnya, seperti cabai, daging sapi, dan bawang terpantau stabil.

Lurah Pasar Gede Agus Suharto mengatakan pemantauan harga dan stok internal selalu dilakukan di Pasar Gede. Ada sekitar 233 kios dan 526 los di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah yang stok dan harganya diawasi rutin.

"Hasilnya nanti ditulis pada papan digital di depan pasar, berisi informasi harga. Pengunjung pasar bisa selalu memantau harga dari situ," pungkasnya.


(NIN)