Kelak, Calon Haji Bisa ke Mekah Langsung dari Yogyakarta

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 27 Jan 2017 15:12 WIB
bandara
Kelak, Calon Haji Bisa ke Mekah Langsung dari Yogyakarta
Proses peletakan batu pertama oleh Presiden Jokowi bersama Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Kulon Progo: Proses pembangunan bandara internasional Yogyakarta di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, telah dimulai oleh Presiden Joko Widodo. Acara peletakan batu pertama yang disebut dengan 'babat alas nawung kridha' dilakukan di Dusun Jangkaran, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Jumat 27 Januari. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan bandara internasional di Yogyakarta sangat dibutuhkan untuk mengembangkan pintu masuk wisatawan di Yogyakarta. 

Hal itu berdasarkan kapasitas bandara Adisutjipto yang semestinya 2,4 juta penumpang per tahun, namun bisa mencapai 7,2 juta penumpang per tahun. 

"Pembangunan bandara internasional Yogyakarta sebagai raspon perubahan lingkungan cepat untuk relokasi bandara Adisutjipto," kata Budi, di Kulon Progo. 

Adapun pembangunan bandara di Kulon Progo itu akan memakan lahan 587 hektare. Nantinya, bandara baru itu akan memiliki terminal seluas 130 ribu meter persegi dengan kapasitas 15 juta penumpang per tahun. Sementara, nilai investasi yang disiapkan PT Angkasa Pura I sebesar Rp9,3 triliun. 

Budi mengatakan kapasitas penerbangan di bandara internasional Yogyakarta, jika terbangun, bakal sangat besar. Tak hanya itu, ia membandingkan penerbangan dari bandara Adisutjipto yang hanya memiliki rute terjauh sampai Kuala Lumpur. 

Menurutnya, bandara internasional Yogyakarta bisa memiliki rute penerbangan hingga Jeddah, Saudi Arabia. "Masyarakat bisa (berangkat) beribadah haji langsung dari Yogya," kata dia. 

Budi sempat menyampaikan pembebasan tanah sudah selesai. Namun, ia tak menampik jika masih ada proses pembebasan tanah yang belum usai. 

"Sebagian kecil konsinyasi di pengadilan. Bandara ini kami target beroperasi Maret 2019," ujarnya.


(UWA)