Di Yogyakarta, Gula dan Minyak Goreng Dijual di Atas HET

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 14 Apr 2017 15:38 WIB
perdagangan
Di Yogyakarta, Gula dan Minyak Goreng Dijual di Atas HET
Minyak goreng masih dijual di atas HET -- MTVN/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kementerian Perdagangan menetapkan harga eceran tertinggi (HET) pada tiga komoditi, yaitu gula, minyak goreng, dan daging. Nyatanya, sejumlah toko ritel di Yogyakarta masih menjual gula pasir dan minyak goreng di atas HET.

HET yang ditetapkan, yaitu gula pasir Rp12.500 per kilogram, minyak goreng Rp11 ribu per liter, dan daging sapi beku Rp80 ribu per kilogram. Ketentuan itu berlaku mulai Senin 10 April 2017.

Pantauan Metrotvnews.com, Super Indo di Jalan Kaliurang, Sleman, Yogyakarta, menjual minyak goreng berbagai merek di atas harga HET. Harga minyak goreng kemasan dibanderol antara Rp13.490 per liter hingga Rp14.290 per liter. Hanya ada satu merek minyak goreng kemasan saja yang dijual sesuai HET.

Sedangkan, gula pasir dijual sesuai HET. Hal yang sama terjadi di Super Indo Jalan Sultan Agung, Kota Yogyakarta.

Sementara itu, di Mirota Swalayan, gula dan minyak goreng dijual di atas HET. Gula pasir dibanderol antara Rp12.600 per kilogram hingga Rp15 ribu per kilogram. Untuk minyak goreng, dijual dengan kisaran harga Rp13.500 per liter hingga Rp14.400 per liter.

Di toko ritel Lotte Mart Maguwoharjo, Sleman, dua komoditas itu dijual sudah sesuai dengan HET. Gula pasir dihargai Rp12.500 per kilogram dan minyak goreng Rp11 ribu per liter.

Dari sejumlah toko yang dipantau, hanya Lotte Mart yang menyediakan daging sapi beku. Daging dijual sesuai HET, Rp80 ribu per kilogram.

(Baca: Mendag Pastikan Kestabilan Harga 3 Komoditas)


(NIN)