Kabupaten Jepara Tambah Pasokan Elpiji 3 Kilogram

Rhobi Shani    •    Jumat, 28 Apr 2017 16:54 WIB
stok elpiji
Kabupaten Jepara Tambah Pasokan Elpiji 3 Kilogram
Agen elpiji 3 kilogram -- MTVN/Rhobi Shani

Metrotvnews.com, Jepara: Kabupaten Jepara mendapat tambahan kuota elpiji kemasan 3 kilogram sebanyak 453.660 tabung. Penambahan kuota untuk memenuhi permintaan jelang Ramadan hingga Lebaran yang diperkirakan meningkat.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Adhi Nugroho menyampaikan, pihaknya akan gencar melakukan monitoring guna mengantisipasi kelangkaan. Pemkab Jepara juga menetapkan harga eceran tertinggi (HET) elpiji tabung melon sebesar Rp15.500.

"Tapi, kami tidak bisa menindak jika ada yang menjual di atas HET. Itu sebabnya, dalam pengawasan kami menggandeng pihak Pertamina," tutur Adhi, Jumat 28 April 2017.

Jika ada yang menjual elpiji 3 kilogram di atas HET, Adhi menghimbau masyarakat melaporkan padanya. Laporan itu akan diteruskan ke PT Pertamina.
 
Penindakan pelanggaran HET, jelas Adhi, dilakukan secara bertahap. Jika pangkalan yang melakukan pelanggaran, maka akan ditindak oleh agen. Jika pelanggaran berada di tingkat agen, Pertamina yang akan mengambil tindakan.

"Pelanggaran HET ini disebabkan adanya rantai distribusi. Masyarakat yang membeli di atas HET, rata-rata dari pengecer, bukan dari pangkalan," ungkap Adhi.

Fatmawati, warga Desa Langon, mengaku membeli elpiji 3 kilogram di warung dekat rumahnya seharga Rp20 ribu. Jika membeli lagsung di pangkalan, harganya Rp17.500.

"Kalau membeli langsung ke pangkalan belum tentu langsung dapat. Terkadang stok kosong dan harus menunggu dua sampai tiga hari. Akhirnya terpaksa beli di warung dengan harga Rp20 ribu," tutup Fatmawati.


(NIN)