Banyak Wajib Pajak di Solo Laporkan SPT secara Online

Pythag Kurniati    •    Jumat, 31 Mar 2017 16:35 WIB
pajak
Banyak Wajib Pajak di Solo Laporkan SPT secara Online
Suasana di salah satu pojok pajak di sebuah mal di Solo, MTVN - Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Solo: Lebih 450 ribu wajib pajak di wilayah Jawa Tengah II melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT). Sebagian besar dari jumlah tersebut memilih pelaporan dengan sistem online.

"Sistem online itu berupa e-SPT dan e-Filing," kata Kepala Seksi Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng II Artinita Monowida di Solo, Jumat 31 Maret 2017.

Artinita menjelaskan sebanyak 791.454 wajib pajak berada di naungan DJP Jateng II. Sementara hingga Kamis 30 Maret 2017, sebanyak 458.189 wajib pajak melaporkan SPT.

"Dari jumlah itu, sebanyak 79,59 persen wajib pajak melaporkan SPT dengan online," lanjut Artinita.

Artinya, ungkap Artinita, pelaporan SPT secara online lebih diminati. Menurut Artinita, cara itu lebih mudah. Wajib pajak pun tak perlu mendatangi kantor pajak dan mengantre panjang.

Untuk mempermudah proses pelaporan, Artinita mengatakan DJP menerjunkan petugas di pojok pajak di sejumlah tempat umum. Satu di antaranya Solo Grand Mall.

"Agar dapat mengurangi beban pelaporan SPT di Kantor Pelayanan Pajak," ujar Artinita.

Artinita menginformasikan batas pelaporan SPT Tahunan untuk wajib pajak orang pribadi mundur menjadi 21 April 2017 dari waktu sebelumnya, yakni 31 Maret 2017.

Pengunduran batas waktu pelaporan SPT Tahunan dikarenakan dua alasan. Pertama karena adanya batas waktu penyampaian SPT yang bersamaan dengan berakhirnya masa amnesti pajak pada 31 Maret 2017. Kedua, sumber daya yang terbatas untuk menangani semuanya.

Meski demikian, perpanjangan SPT wajib pajak orang pribadi ini tidak menunda hak negara memperoleh setoran pajak. Jatuh tempo pembayaran pajak tetap berakhir pada 31 Maret 2017.



(RRN)