Kemendag Berharap Harga Komoditas Bisa Segera Ikuti HET

Pythag Kurniati    •    Minggu, 07 May 2017 18:08 WIB
perdagangan
Kemendag Berharap Harga Komoditas Bisa Segera Ikuti HET
Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan Eva Yuliana meninjau harga di Pasar Gede, Solo -- MTVN/Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Solo: Kementerian Perdagangan mengharapkan harga tiga komoditas di pasar tradisional bisa dijual mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan. HET gula pasir Rp12.500 per kilogram, minyak goreng Rp11 ribu per liter, dan daging sapi beku Rp80 ribu per kilogram.

Hasil inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Gede, Kementerian Perdagangan menemukan minyak goreng curah dihargai Rp12 ribu per liter. Sedangkan, harga gula berkisar antara Rp12.500 hingga Rp15 ribu per kilogram.

"Padahal, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita telah memerintahkan bulog bisa memberikan gula ke pasar tradisional dengan harga terjangkau. Kemudian, bisa dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram," kata Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan Eva Yuliana saat meninjau Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Minggu 7 Mei 2017.

Meski demikian, lanjut Eva, tidak bisa serta-merta menerapkan sanksi bagi pedagang pasar tradisional yang menjual barang tidak sesuai HET. Kementerian Perdagangan akan menelusuri rantai perdagangan pasar tradisional terlebih dahulu.

"Untuk pasar tradisional, kita coba komunikasikan dengan stakeholder disini baik produsen, distributor atau pedagang pasar. Problemnya dimana, kemudian akan kita urai," kata dia.

Eva menegaskan, berbeda dengan pasar tradisional, ritel modern yang melanggar HET akan dikenai sanksi Kemendag dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). "Namun, saat ini untuk ritel modern kami masih tolerir karena masih dalam masa transisi dan sosialisasi," tutupnya.

Selain meninjau Pasar Gede dan Pasar Tanggul, Kementerian Perdagangan juga melakukan pengecekan harga di sejumlah ritel modern. Peninjauan oleh Staf Khusus Menteri Perdagangan juga didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Subagiyo.


(NIN)