OJK: Investasi Bodong Pakai Pemuka Agama

Patricia Vicka    •    Kamis, 03 Nov 2016 15:18 WIB
ojk
OJK: Investasi Bodong Pakai Pemuka Agama
Anggota dewan komisioner ojk Firdaus Djaelani (tengah) melantik Satgas Waspada Investasi di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Kamis (3/10/2016).

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membentuk Satgas Waspada Investasi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis 3 November 2016.

Satgas terdiri dari aparat penegak hukum, enam Dinas Pemda DIY dan OJK Provinsi DIY. Anggota Dewan Komisioner OJK Firdaus Djaelani mengatakan penipuan investasi makin marak mengincar kaum pinggiran dan pedalaman.

Masyarakat mudah tertipu karena terbatasnya informasi soal bentuk-bentuk investasi dan keinginan cepat kaya. 

"Investasi bodong pakai pemuka agama atau tokoh agama untuk menarik dana di masyarakat pinggiran," ujarnya dalam kata Sambutan peresmian Satgas Waspada Investasi di Royal Ambarrukmo Yogyakarta.

Karena itu, Satgas Waspada Investasi perlu dibentuk untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan pada pelanggaran investasi. DIY menjadi provinsi ke-24 pembentukan satgas.

"Diharapkan satgas bisa melakukan sosialisasi dan edukasi masyarakat bentuk-bentuk investasi," tuturnya. 

Baca: OJK Kukuhkan TPKAD dan Satgas Waspada Investasi Solo

Satgas ini juga bertugas untuk menghentikan dan melambatkan maraknya kasus penghimpunan uang di masyarakat, memeriksa dan mengklarifikasi dan menyusun rekomendasi tindak lanjut penanganan dugaan tindak penyelewengan investasi.

"Waga kalau menemukan ada tawaran investasi yang mencurigakan, bisa tanya ke OJK atau lapor ke Satgas ini," pungkasnya. 

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang hadir dalam peresmian menyambut baik kehadiran Satgas Waspada Investasi.

Baca: OJK Bingung Tindak Pelanggaran Lembaga Investasi Koperasi

"Satgas ini untuk menjamin keamanan dalam berinvestasi. Karena mampu membuat tenang dan nyaman orang untuk berinvestasi," katanya.


(SAN)