Pembebasan Lahan Tol di Tegal Sisa 30 Persen

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 15 Nov 2016 18:23 WIB
tol pejagan-pemalang
Pembebasan Lahan Tol di Tegal Sisa 30 Persen
Proyek pembuatan Tol Pejagan-Pemalang seksi III dan IV di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Tegal: Proses pembebasan lahan proyek jalan tol Pejagan-Pemalang seksi III dan IV di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, hampir selesai. Ditargetkan, pembebasan akan tuntas di akhir Desember 2016.

"Yang belum dibebaskan hanya 30 persen," kata Ketua Satgas B Pelaksana Pengadaan Tanah Proyek Jalan Tol, Makmuri, Selasa (15/11/2016).

Tanah yang belum dibebaskan di seksi III berada di Kecamatan Adiwerna, meliputi Desa Adiwerna, Kalimati, Pegirikan, dan Pekiringan. Sementara yang berada di Kecamatan Dukuhturi, seluruhnya sudah dibebaskan. Adapun di seksi IV, tanah yang belum dibebaskan berada di Desa Jatirawa, dan Karangmangu, Kecamatan Tarub.

"Di seksi IV minggu ini kemungkinan proses pembebasan lahan selesai karena jumlahnya tinggal sedikit dan sudah proses musyawarah. Tinggal pembayaran," ujar Makmuri.

Makmuri optimistis target penyelesaian proses pembebasan lahan pada akhir Desember bisa terealisasi. Hal ini karena tidak ada kendala selama proses pembebasan.

"Gugatan satu pemilik lahan di Desa Sidakaton ke pengadilan juga sudah ditolak. Jadi, lahannya bisa segera dibebaskan," ucapnya.

Baca: Seksi 1 dan 2 Tol Pejagan-Pemalang Dikebut

Dia mengemukakan, proyek jalan tol Pejagan-Pemalang seksi III dan IV (Brebes Timur-Tegal dan Tegal-Pemalang) yang melintasi wilayah Kabupaten Tegal panjangnya sekitar 30 kilometer. Lahan yang harus dibebaskan di seksi III terdiri dari 1.233 bidang tanah atau seluas 764.158 meter persegi‎.

Tanah itu tersebar di 18 desa yang ada di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Dukuhturi, Adiwerna, dan Talang. 
Sedangkan di seksi IV jumlah bidang tanah yang harus dibebaskan mencapai 1.205 bidang atau seluas 1.40‎2.342 meter persegi. "Bidang tanah itu berada di 15 desa di Kecamatan Tarub, Suradadi, dan Warureja," katanya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Nursidik, berharap pembangunan jalan tol Trans Jawa yang melintas di Kabupaten Tegal berjalan lancar. Jika ada masalah soal pembebasan, ia meminta agar diselesaikan dengan baik.

"Apabila jalan tol sudah berdiri, Kabupaten Tegal pasti akan lebih ramai. Sebab, Tegal dan sekitarnya merupakan daerah lelah setelah menempuh perjalanan jauh dari Jakarta yang hendak menuju ke timur," ujarnya.

 


(UWA)