Jogja Heboh Gagal Dongkrak Wisatawan

Patricia Vicka    •    Minggu, 05 Mar 2017 10:55 WIB
yogyakarta
Jogja Heboh Gagal Dongkrak Wisatawan
Candi Ijo di Desa Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. (Ant/Aditya Pradana Putra)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Program paket wisata bertajuk Jogja Heboh hanya mendongkrak peningkatan lima persen wisatawan. Padahal, Dinas Pariwisata bersama Perkumpulan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) serta Asosiasi Biro Perjalanan Indonesia (Asita) Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan peningkatan 25-30 persen wisatawan. 

Ketua PHRI DIY Istijab Danunagoro mengatakan perencanaan program yang terlalu mepet dan kurang matang adalah salah satu faktor utama penyebab hasil tak maksimal.

"Kami gagas paket ini baru di bulan Desember 2016. Jadi promonya belum match dan connect ke airlines. Akhirnya potongan harga baru bisa didapat dengan cara manual," kata Istijab melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Minggu, 5 Maret 2017.

Jogja Heboh berlangsung pada Februari-Maret 2017. Masa itu, kata Istijab, merupakan low seasson.

Ketua Asita DIY Udhi Sudiyanto mengatakan kurang agresifnya promosi ke media massa dan media sosial di luar Yogyakarta dan luar negeri turut menjadi pemicu utama kegagalan. Waktu pelaksanaan program yang menurutnya terlalu singkat juga membuat promosi belum menuai hasil positif.

"Kami akui belum ada peningkatan kunjungan yang signifikan. Ini baru pertama kali digagas sehingga kurang persiapan dan promosi," katanya.

Namun baik PHRI maupun Asita tak kapok untuk mengadakan paket ini tahun depan. Dengan catatan, keduanya akan memperbaiki kesalahan dan kekurangan promo.

"Kami akan segera mengevaluasi program ini dan me-match-kan dengan semua pihak agar tahun depan gaungnya lebih terdengar," pungkasnya.

Jogja Heboh terdiri dari empat paket promo wisata ke empat destinasi baru. Yakni, menyusuri Gua Pindul di Gunungkidul, dan menikmati keindahan alam di sekitar Kalibiru, Kulonprogo.

Lalu, berpetualang ke Candi Ijo dan Tebing breaksi di Sleman dan city tour ke Benteng Vredeburg dan Keraton Pakualam. Seluruh paket dibandrol Rp150 ribu per orang, sudah termasuk transportasi dan tiket masuk wisata.


(SAN)