Gas Melon Langka di Yogyakarta

Ahmad Mustaqim    •    Sabtu, 15 Oct 2016 09:24 WIB
kelangkaan gas
Gas Melon Langka di Yogyakarta
Sejumlah warga mengantre saat gas 3 kilogram langka. Foto: Antara/Nova Wahyudi

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sejumlah warga Yogyakarta kesulitan memperoleh gas tiga kilogram atau yang kerap disebut gas melon. Bahkan ada warga yang sudah tak menemukan gas melon lebih dari seminggu.

Barno, warga Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, mengatakan sudah mencari se-kecamatan. Tak kunjung dapat, dia mencari hingga ke Kota Yogyakarta. Di sana ada, tapi dia harus sabar antre.

"Memang nggak ada (gas melon), habis gitu. Sekitar seminggu lah," ujar Barno, Jumat (14/10/2016).

Barno mengaku sempat putus asa mencari penjual gas melon. Ia mengungkapkan telah mendatangi banyak toko serta agen, namun nihil.

Ia menambahkan, jika ada penjual gas melon, harganya menjadi lebih tinggi. Dari yang biasanya Rp19 ribu, naik hingga Rp25 ribu. 

"Harapannya bisa segera ada gasnya. Kalau nggak, harga barang lain bisa ikut naik," kata dia.

Rini Sumar, warga Desa Kricak, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta, juga mengeluhkan hal serupa. Ia mengatakan sudah kesulitan memperoleh gas melon sejak 10 hari terakhir.

"Ada yang mencari sampai Jalan Solo, katanya nggak dapet juga," kata dia.

Marija, karyawan pangkalan gas UD Wina, mengutarakan permintaan gas melon melonjak dua pekan terakhir. Namun, lanjutnya, stok gas melon di tempatnya bekerja hanya 300 tabung saban hari. Menurutnya, sisa gas melon di UD Wina tinggal sedikit dan tak bisa memenuhi banyaknya permintaan.

"Banyak yang tidak dapat, terutama konsumen baru. Di toko yang dekat nggak ada, terus nyari sampai sini," ujarnya.
(UWA)