Pertamina Gelontorkan 169.640 Gas Melon Tambahan ke DIY

Patricia Vicka    •    Rabu, 13 Dec 2017 16:58 WIB
pertaminaelpiji 3 kg
Pertamina Gelontorkan 169.640 Gas Melon Tambahan ke DIY
Pekerja mendistribusikan gas elpiji tiga kilogram di Kecamatan Keraton, DI Yogyakarta -- ANT/Hendra Nurdiyansyah

Yogyakarta: Sebanyak 169.640 tabung elpiji tiga kilogram tambahan digelontorkan untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tambahan tabung ini dilakukan di luar tambahan kebutuhan normal harian.

Manager Communication and CSR Petamina MOR IV Andar Titi Lestari menjelaskan warga DIY sempat kesulitan mendapatkan gas melon usai terjangan Siklon Tropis Cempaka. Karenanya, Pertamina menambah pasokan di luar yang biasa diluncurkan.

"Kami tambah sekitar 6 persen dari alokasi normal. Mulai disebar sejak Jumat, 8 Desember 2017. Jumlah tersebut diprediksi cukup untuk satu minggu ke depan," kata Andar di Yogyakarta, Rabu, 13 Desember 2017.

Menurut Andar, seluruh tambahan gas bersubsidi itu disebar ke empat kabupaten dan satu kota di Yogyakarta. Kabupaten Sleman mendapat tambahan terbanyak, yakni 55.160 tabung dari alokasi normal 922.120 tabung.

Selanjutnya, Kabupaten Bantul dengan tambahan 53.800 tabung dari alokasi normal 694.800 tabung. Kabupaten Gunung Kidul mendapat tambahan 15.440 tabung dari alokasi normal 291.920 tabung.

Sementara, Kota Jogja mendapat tambahan 30.080 tabung dari alokasi normal 545.800 tabung. "Kabupaten Kulon Progo mendapat tambahan paling sedikit, yakni 15.160 tabung dari alokasi normal 281.920 tabung," tutur Andar.

Pertamina juga menyiapkan stok elpiji tiga kilogram di 105 SPBU di seluruh wilayah DIY. Gas melon yang dijual di SPBU dipatok dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku, yakni Rp15.500.
 
"SPBU ini kami jadikan stabilisator yang kami tugaskan layaknya pangkalan yang juga menjual elpiji tiga kilogram sesuai HET yang berlaku dan mengisi logbook. Sehingga, pengguna elpiji juga tetap menyertakan kartu identitas sebagai data," ungkap Andar.

Andar menegaskan Pertamina akan menyuplai lagi elpiji tiga kilogram sesuai kebutuhan jika stok sekarang masih kurang. "Untuk stok Natal dan tahun baru nanti kami tambah lagi," pungkasnya.

Marketing Branch Manager Pertamina DIY Surakarta Dody Prasetya menambahkan setiap SPBU mendapat stok sebanyak 200-400 tabung. Namun, banyaknya stok dilihat dari lokasi SPBU dengan agen LPG terdekat. SPBU yang jauh dari agen LPG akan mendapatkan stok gas melon lebih banyak.


(NIN)