Kemendag Siapkan Daging Murah untuk Tekan Harga saat Ramadan

Patricia Vicka    •    Jumat, 06 Apr 2018 22:19 WIB
panganharga daging
Kemendag Siapkan Daging Murah untuk Tekan Harga saat Ramadan
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Foto: Medcom.id/Patricia Vicka

Yogyakarta: Kementerian Perdagangan menyiapkan sejumlah strategi guna menekan kenaikan harga daging sapi saat bulan puasa dan lebaran. Salah satunya menyiapkan daging impor beku seharga Rp80.000 per kilogram.

Daging ini diimpor dari India, Australia, New Zealand, Meksiko, dan Spanyol. Penyediaan daging beku impor ini merespons instruksi Presiden Joko Widodo untuk menekan inflasi serendah mungkin.

"Presiden menginstruksikan kami sediakan daging seharga Rp80ribu. Kalau daging lengkap dari dalam (lokal) sulit. Maka kami siapkan daging beku impor," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur DIY, Jumat, 6 April 2018, malam.

Daging beku rencananya dijual ke pasar-pasar tradisional di seluruh Indonesia oleh Badan Urusan Logistik (Bulog). Keberadaan daging beku ini diharapkan bisa menekan harga daging lokal yang kerap naik selama Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Harga jual daging beku ini akan ditetapkan  sesuai Permendag 27/2017 tentang Harga Acuan di Konsumen yakni Rp80 ribu/kilogram untuk paha depan dan sandung lamur, Rp105 ribu/kilogram untuk paha belakang.

Mendag mengimbau pemda setempat mewaspadai kenaikan harga cabai, bawang merah, dan tomat. Pasalnya di sejumlah daerah, komoditas tersebut belum memasuki masa panen.

Kepala Bulog Divre DIY Akhmad Kholisun siap untuk menjual daging sapi beku jika dibutuhkan. Pihaknya akan menggelar operasi pasar di beberapa pasar tradisional DIY seperti Beringharjo, dan Demagang.


(SUR)