UMP Jateng Rp1,3 Juta, Ini Dasar Hitungannya

   •    Kamis, 03 Nov 2016 10:06 WIB
upah
UMP Jateng Rp1,3 Juta, Ini Dasar Hitungannya
Foto ilustrasi. (Ant/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Semarang: Upah Minimum Provinsi Jawa Tengah 2017 telah ditetapkan Rp1.367.000 oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ini kali pertama Jateng memiliki UMP.

Ketetapan itu tertuang dalam surat keputusan dengan Nomor 560/46 tertanggal 1 November 2016. Penetapan, kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Jateng, Wika Bintang, sesuai PP 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

"Di situ disebutkan perlunya penetapan keputusan gubernur terkait UMP Jateng 2017," kata Wika, dikutip Antara, Kamis (3/11/2016).

Baca: Sejumlah Pengusaha Keluhkan Kenaikan UMK Jawa Tengah

Ia menjelaskan, penentuan besaran UMP Jateng 2017 menggunakan rumus UMK terendah di wilayah itu. Yakni, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Banjarnegara yang tengah berjalan, senilai Rp1.265.000 dikalikan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

UMK terendah diambil jadi patokan dasar penentuan besaran UMP Jateng 2017, agar semua pengusaha di seluruh Jateng tidak keberatan.

"Apalagi ini jadi patokan bagi pengusaha kecil seperti pedagang kali lima dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam menggaji pekerjanya," ujarnya.

Namun, para pengusaha tidak boleh memanfaatkan besaran UMP Jateng 2017 untuk menurunkannya gaji pekerjanya.

Baca: Gaji Perawat Indonesia 3 Kali Lebih Kecil dari Thailand

"Kendati demikian, UMP Jateng yang mulai berlaku 1 Januari 2017 itu akan gugur ketika nilai upah minimum kabupaten/kota (UMK) ditetapkan oleh Gubernur Jateng," katanya.

Penetapan UMK 2017 se-Jateng akan dilakukan Gubernur Jateng pada 21 November 2016.


(SAN)