287 Kades di Pekalongan Terima BPJS Ketenagakerjaan

Kuntoro Tayubi    •    Minggu, 18 Sep 2016 11:16 WIB
bpjs ketenagakerjaan
287 Kades di Pekalongan Terima BPJS Ketenagakerjaan
Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri menyerahkan klaim BPJS Ketenagakerjaan di Pekalongan, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Pekalongan: Sebanyak 287 kepala desa di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, akan mendapatkan jaminan kesehatan dari BPJS Ketenagakerjaan.
 
Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengatakan, pemberian jaminan sosial bagi kades akan dianggarkan melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Ke depan, ADD akan dikurangi dan digunakan untuk membayar BPJS Ketenagakerjaan bagi kades.
 
"Skemanya nanti, ADD akan kami sisihkan. Salah satunya untuk BPJS bagi kepala desa dulu," katanya, usai mengikuti sarasehan bersama Menaker di Pendapa Kabupaten, Sabtu petang (17/9/2016).
 
Namun, lanjut dia, nantinya BPJS itu juga akan diberikan kepada seluruh aparatur desa. Sehingga, ke depan seluruh aparatur desa yang berjumlah sekitar 2.870 orang, bisa memperoleh BPJS Ketenagakerjaan.
 
‎Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri, mengapresiasi, upaya Pemkab Pekalongan. Menurutnya, pemberian BPJS Ketenagakerjaan bagi kades merupakan inisiatif dari kepala daerah setempat.
 
Katanya, belum banyak pemda yang mengikutkan aparatur desanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Di Sumatra Barat, misalnya, terdapat sekitar 50 lebih kabupaten kota yang sudah mengikutkan aparatur desanya ke BPJS Ketenagakerjaan.
 
"Saya belum cek semuanya, selain Sumatra Barat ada juga beberapa daerah lain. Ini sangat bergantung dari kemampuan anggaran di daerah, untuk bisa mengikutkan kepala desa dan aparatur desanya ke BPJS Ketenagakerjaan," terangnya.
 
Sementara itu Kabi‎d Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan, Bambang Indriyanto, mengaku, telah membayarkan klaim peserta BPJS ketenagakerjaan mencapai Rp51 miliar hingga akhir Agustus 2016. Jumlah itu terdiri dari klaim jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp630 juta.
 
"Sedangkan klaim jaminan kematian Rp2,4 miliar, dan jaminan hari tua Rp48 miliar serta jaminan pensiun Rp21 juta," katanya.
 
Saat ini, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Pekalongan meliputi 201 perusahaan dengan 12.150 orang pekerja.


(SAN)