Negara Eropa Tertarik Potensi Wisata Semarang

Mustholih    •    Rabu, 24 Jan 2018 19:17 WIB
pariwisata
Negara Eropa Tertarik Potensi Wisata Semarang
Sejumlah duta besar dari negara anggota Uni Eropa berkunjung ke Semarang, Jawa Tengah, dan menyampaikan ketertarikannya dengan wisata Kota Tua Semarang. Foto: Medcom.id/Mustholih

Semarang: Sejumlah duta besar dari negara anggota Uni Eropa berkunjung ke Semarang, Jawa Tengah. Mereka menjajaki potensi Semarang untuk kerjasama bisnis, terutama di sektor pariwisata.

"Selama ini negara-negara anggota Uni Eropa sudah aktif mendukung Kota Semarang melalui kegiatan sosial. Perusahaan-perusahaan Eropa setidaknya juga telah menciptakan satu juta lapangan kerja di Indonesia, termasuk di Kota Semarang", kata pimpinan rombongan duta besar Vincent Guerent di Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 24 Januari 2018.

Ada empat belas utusan Uni Eropa yang hari ini berkunjung ke Semarang. Di antaranya Duta Besar Italia, Duta Besar Kroasia, serta perwakilan Kedutaan Besar Inggris.

Perwakilan Kedutaan Besar Inggris Juliet Maric Capeling mengungkapkan bahwa negaranya sangat senang dapat turut membantu mempromosikan Kota Semarang. "Bagi orang Inggris, mereka sudah sangat nyaman di Kota Semarang karena mereka sangat menyukai obyek wisata Kota Lama yang menarik," ujar Juliet.

Sayangnya, sistem transportasi Semarang dinilai kurang mendukung bagi warga Inggris melakukan kunjungan ke Ibu Kota Jawa Tengah tersebut. Orang Inggris, kata Juliet, tidak suka berganti pesawat dalam berpelesiran.

"Kami mengharapkan bandara baru di April mendatang, bisa dibuka penerbangan dari Inggris langsung ke Kota Semarang," terang Juliet.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bahagia menerima kunjungan dari para perwakilan negara-negara Uni Eropa tersebut. Hendrar menyatakan ingin membangkitkan sektor wisata di Kota Semarang, terutama di kawasan Kota Lama.

"Setelah dari sini, Bapak dan Ibu dapat singgah di kawasan Kota Lama Semarang yang telah ditata menjadi sangat indah," terang Hendrar Prihadi seraya menambahkan pihaknya butuh waktu dua tahun untuk dapat menata Kota Lama Semarang agar bernilai wisata.

Rencana Pemerintah Kota Semarang membangkitkan wisata Kota Lama Semarang didukung Duta Besar Italia Vittorio Sandalli. Kota Lama Semarang di mata Vittorio mirip dengan kota bersejarah di kota-kota Italia.

"Sangat penting untuk mempromosikan Kota Lama Semarang. Sebab, di Italia juga banyak kota bersejarah seperti Milan, Roma, serta Florence. Kami memiliki cultural herritage untuk melestarikan warisan budaya di dunia," tambah Vittorio.


(SUR)