PNS Solo Wajib Sisihkan Rp500 Ribu untuk Belanja di Pasar Tradisional

Pythag Kurniati    •    Sabtu, 08 Oct 2016 13:35 WIB
pasar tradisional
PNS Solo Wajib Sisihkan Rp500 Ribu untuk Belanja di Pasar Tradisional
Pasar Gede Solo sebagai salah satu pasar tradisional di Kota Solo. Foto: Metrotvnews.com/Pythag

Metrotvnews.com, Solo: Pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) di Kota Solo, Jawa Tengha, diwajibkan menyisihkan Rp500 ribu per bulan untuk berbelanja di pasar tradisional. Kewajiban tersebut merupakan bagian dari program mider pasar Pemerintah Kota Solo.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo berharap ASN dapat memberi contoh masyarakat agar kembali berbelanja di pasar tradisional. Pasalnya, perkembangan zaman saat ini membuat pasar tradisional semakin tersisih dengan keberadaan pusat perbelanjaan modern.

Rudy, demikian ia disapa, mengatakan akan segera membuat surat edaran mengenai kewajiban ASN berbelanja di pasar tradisional. "Sekarang masih lisan, nanti akan kita buatkan SE," kata Rudy, Sabtu (8/10/2016).

Menurutnya, menyisihkan uang Rp500 ribu tidaklah berat karena digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. "Diambilkan dari tamsil (tambahan penghasilan) Rp500 ribu kan tidak apa-apa, atau paling tidak Rp200 ribu kan juga bisa belanja banyak di pasar," kata dia.

Namun, dia memperingatkan ASN agar tidak menggunakan aturan tersebut sebagai alasan untuk membolos. "Yang penting tidak pas jam kerja. Minggu kan bisa," lanjut Rudy.

Untuk menarik minat masyarakat, Pemkot Solo akan membagikan ratusan kupon belanja kepada masyarakat. Pembagian kupon akan dilakukan di Pasar Nusukan pada Minggu 9 Oktober dan di Pasar Gede pada Minggu 16 Oktober.

Masing-masing pasar tersebut akan dijatah 200 kupon senilai total Rp2 juta. Setiap kupon bernilai Rp10 ribu. Penukaran kupon hanya berlaku pada hari yang sama.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Solo, Subagiyo, mengungkapkan banyak cara telah dilakukan pemkot untuk menarik minat masyarakat berbelanja di pasar tradisional. Di antaranya merenovasi 44 pasar tradisional yang ada di Solo.

"Tahun ini Pasar Rejosari sudah mulai dibangun, tahun depan giliran Pasar Jebres dan Pasar Sangkrah," ujar dia.


(UWA)