Harga Minyak Goreng di Hypermart Solo masih Melebihi HET

Pythag Kurniati    •    Jumat, 14 Apr 2017 14:39 WIB
harga sembako
Harga Minyak Goreng di Hypermart Solo masih Melebihi HET
Deretan minyak goreng di sebuah toko ritel di Solo, MTVN - Pythag

Metrotvnews.com, Solo: Harga minyak goreng di sejumlah ritel modern di Solo, Jawa Tengah, masih lebih tinggi ketimbang harga eceran tertinggi (HET). Padahal, Kementerian Perdagangan memberlakukan HET untuk tiga komoditi di ritel sejak Senin 10 April 2017, termasuk minyak goreng.

Pantauan Metrotvnews.com, harga minyak goreng kemasan di Hypermart Solo Grand Mall yaitu Rp14.700 per liter. Sementara HET untuk minyak goreng kemasan yaitu Rp11 ribu per liter dan Rp10.500 untuk satu liter minyak goreng curah.

Manajer on Duty Hypermart Solo Grand Mall Alif Widyatmoko mengaku tahu soal kebijakan HET. Namun ia mengaku belum dapat menurunkan harga minyak di tokonya.


(Seorang konsumen berdiri di depan deretan gula di sebuah toko ritel di Solo, MTVN - Pythag)

"Karena kami belum ada support dari supplier," kata Alif ditemui di Hypermart Solo Grand Mall, Jumat 14 April 2017.

Sedangkan harga daging beku dan gula sesuai dengan HET. Yaitu Rp12.500 untuk satu kilogram gula dan Rp80 ribu untuk harga per Kg daging beku.

“Itu sudah sesuai semuanya, silakan dicek,” kata dia.


(Pasar Legi di Solo, MTVN - Pythag)

Pemberlakuan HET tak serta merta mempengaruhi harga tiga komoditi itu di Pasar Legi Solo. Harga minyak goreng dan gula pasir tak berubah.

“Minyak goreng curah seharga Rp12 ribu per liter. Sedangkan gula pasir harga tiga hari lalu Rp13 ribu, sekarang turun Rp12.500,” terang Tati, 60, pedagang sembako di Pasar Legi.

 


(RRN)