Dua Kali Libur Panjang, Wisata Gunungkidul Raup Rp1 Miliar

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 25 Apr 2017 11:35 WIB
pariwisata daerah
Dua Kali Libur Panjang, Wisata Gunungkidul Raup Rp1 Miliar
Foto ilustrasi: Pantai Sarangan, Gunungkidul, DI Yogyakarta. (Ant/Andreas Fitri Atmoko)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Dua kali libur panjang di akhir pekan pada April 2017 memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Libur nasional peringatan Isa Almasih dan Isra Miraj mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gunungkidul dari sektor pariwisata mencapai lebih dari Rp1 miliar. 

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan pada libur panjang akhir pekan 14-16 April 2017, ada lebih dari 47 ribu kunjungan wisatawan dan mendatangkan PAD Rp411 juta. 

Sepekan berselang, pada 22-24 April, ada sebanyak 71.282 wisatawan berkunjung ke Gunungkidul. Dari jumlah tersebut mendatangkan PAD dari tempat retribusi sebanyak Rp605 juta. Dari PAD yang masuk itu, setidaknya total ada sebanyak Rp1,16 miliar. 

"Artinya, ada lebih dari 100 ribu lebih wisatawan mengunjungi Gunungkidul dalam dua kali libur panjang di dua pekan terakhir," kata Hary saat dihubungi pada Selasa, 25 April 2017. 

Dari banyaknya kunjungan wisatawan itu 80 persen di antaranya tertuju pada wisata pantai selatan. Sisanya, wisatawan mengungjungi sejumlah objek wisata alam seperti Air Terjun Sri Gethuk hingga Goa Pindul. 

Hary mengaku optimis PAD Kabupaten Gunungkidul bisa mencapai Rp24 miliar pada 2017 ini. Hal itu dilihat dari masih adanya peluang libur panjang yang bakal menyedot ratusan ribu wisatawan. 

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Gunungkidul, AKP Samiyono menyatakan aparat juga menempatkan puluhan personel di jalur-jalur rawan kemacetan saat musim liburan. Kemacetan itu didominasi di jalur menuju kawasan wisata di sepanjang pantai selatan di Gunungkidul. 

Bahkan, jalur yang berbahaya sempat membuat bus wisatawan asal Solo, Jawa Tengah terguling pada Minggu lalu, 23 April 2017. "Kendaraan memang perlu berhati-hati karena jalur menuju wisata di pantai banyak tikungan tajam dan tanjakan," katanya. 


(SAN)