Stok Daging Sapi Beku Bulog DIY Ditambah 4 Ton

Patricia Vicka    •    Senin, 21 May 2018 22:40 WIB
panganharga daging
Stok Daging Sapi Beku Bulog DIY Ditambah 4 Ton
Kepala Bulog Divre DIY Ahmad Kholisun menyerahkan sembako murah. Medcom.id/Patricia Vicka

Yogyakarta: Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre DI Yogyakarta menyiapkan tambahan stok daging sapi impor sebanyak 4 ton. Stok tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan.

Kepala Bulog Divre DIY, Ahmad Kholisun mengatakan penambahan stok dilakukan karena adanya peningkatan permintaan akan kebutuhan daging sapi di wilayah Yogyakarta.

Di awal Mei, stok daging Sapi impor tersedia sebanyak 700 kilogram. Namun stok berkurang drastis di pertengahan Mei dan hanya tersedia 200 kilogram.

"Dalam waktu dua minggu, stok habis setengah ton. Maka kami akan segera minta tambahan ke Bulog pusat 4 ton lagi," kata Ahmad di kantornya, Jalan Suroto Kotabaru Yogyakarta, Senin, 21 Mei 2018.

Peningkatan permintaan disebabkan karena daging sapi impor mulai digemari masyarakat. Tambahan stok diprediksi mampu mencukupi permintaan warga hingga Idulfitri tiba.

Daging sapi beku yang datang akan dijual kepada masyarakat seharga Rp80 ribu per kilogram  Penjualan daging dilakukan melalui 1.090 mitra rumah pangan kita (rpk) serta di pasar-pasar tradisional yang tersebar di kabupaten/kota di DIY.

"Kami sudah siapkan 15 pendingin untuk menyimpan daging impor ini. Sebagian kami pinjamkan ke RPK, sebagian dipakai di kantor Bulog,"kata dia.

Khusus Di Pasar Kranggan, Beringharjo dan Demangan, daging sapi beku akan dijual di kios Segoro Amarto bersama bahan sembako lainnya. Sementara di pasar tradisional lainnya , daging sapi impor dijual di stand mobil Bulog.

Penjualan daging sapi impor ini diharapkan mampu harga daging sapi segar di pasaran yang kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram.
 


(SUR)