Aset Bank Jateng Cabang DIY Ditargetkan Terkumpul Rp500 Miliar

Patricia Vicka    •    Jumat, 19 Jan 2018 18:52 WIB
perbankan
Aset Bank Jateng Cabang DIY Ditargetkan Terkumpul Rp500 Miliar
Peresmian Kantor Bank Jateng wilayah DIY juga dihadiri langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Bank Jateng Supriyatno, dan Pemimpin Cabang Bank Jateng wilayah DIY Mukti Ali Santoso. Foto: Medcom.id/Patricia Vicka

Yogyakarta: Bank Jawa Tengah ekspansi pasar dengan membuka cabang baru di wilayah Yogyakarta. Di tahun pertama beroperasi, cabang baru ini menargetkan pengumpulkan aset hingga Rp500 miliar.

Bank Jateng menargetkan Dana pihak ketiga (DPK) yang terkumpul sebesar Rp480 miliar. Pemimpin Cabang Bank Jateng wilayah DIY Mukti Ali Santoso optimis target tersebut bisa tercapai karena banyak masyarakat Jateng bermukim dan bekerja di wilayah DIY.

"Kalau dari hasil riset kami, 60 persen mahasiswa DIY adalah warga Jateng. Penduduk DIY juga 30-35 persen adalah warga Jateng," ujar Ali saat peresmian Kantor  Bank Jateng Wilayah DIY di Jalan Prof Herman Yohanes, Kota Yogyakarta, Jumat, 19 Januari 2018.

Bank Jateng juga menyalurkan bantuan kredit pada masyarakat. Kuota kredit yang akan disalurkan selama tahun 2018 senilai Rp400 Miliar. Pihaknya mengaku hingga kini sudah terkumpul dana sekitar Rp200 miliar di cabang DIY.

"Dana itu kami kumpulkan dari warga Yogyakarta di cabang kami yang dekat dengan wilayah Yogyakarta seperti di Solo, Magelang. Kami kumpulkan sejak 1,5 tahun lalu," tutupnya.

Direktur Bank Jateng Supriyatno mengatakan, pihaknya membuka cabang di Yogyakarta karena melihat potensi geliat ekonomi di DI Yogyakarta yang besar. Ia berharap kehadiran Bank Jateng di wilayah Yogyakarta bisa memadukan pengelolaan aset dan dana dari masyarakat Jateng dan Yogyakarta demi kemajuan perekonomian Yogyakarta.

"Semua uang yang didapat dari sini akan diputar kesini. Tidak ada uang yang keluar dari Yogyakarta. Sehingga multiplier efeknya dirasakan masyarakat Yogyakarta,” tutur Supriyanto.

Sektor-sektor yang menjadi incaran utama DPK dan penyaluran kredit adalah pendidikan, pariwisata, perdagangan dan jasa. Usaha mikro kecil menengah adalah sasaran utama dalam bidang perdagangan.

Tak hanya petinggi Bank Jawa Tengah, peresmian Kantor Bank Jateng wilayah DIY juga dihadiri langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.


(SUR)