Hujan Terus Turun Harga Sayur Melambung

Rhobi Shani    •    Selasa, 08 Nov 2016 14:21 WIB
bahan pokok
Hujan Terus Turun Harga Sayur Melambung
Ilustrasi. Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Jepara: Harga sayur di pasar tradisional di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, melambung sejak dua pekan terakhir. Penyebabnya adalah hujan yang terus turun.

Pedagang bumbu dapur di Pasar Jepara Satu, Nikhayah, menyampaikan, akibat hujan, harga sayur dan bumbu dapur naik. Selain harga tinggi, pasokan sayuran dan bumbu dapur pun terbatas. Tak pelak kondisi ini mempengaruhi minat beli masyarakat.

"Barangnya memang terbatas. Kalau mau nyetok banyak, khawatir busuk. Apalagi harganya saat ini mahal," ujar Nikhayah, Selasa (8/11/2016).

Disampaikan Nikhayah, harga sayur daun seledri pekan lalu Rp12 ribu per kilogram, saat ini naik menjadi Rp20 ribu per kilogram. Harga kol juga naik. Semula Rp2.000 per biji, menjadi Rp6.000 ribu.

"Sayuran nggak tahan lama, jadi tidak berani beli banyak-banyak," kata Nikhayah.

Selain sayuran, Nikhayah menambahkan, kenaikan harga juga berlaku pada bumbu dapur. Itu seperti harga cabai dan bawang. Rata-rata kenaikan harga bumbu dapur mencapai Rp10 ribu per kilogram.

"Bawang merah semula Rp30 ribu per kilogram, sekarang naik menjadi Rp40 ribu. Kalau bawang putih naiknya hanya Rp3.000 per kilogram. Kemarin Rp35 ribu sekarang menjadi Rp38 ribu," papar Nikhayah.

Kenaikan harga bumbu dapur yang dirasa sangat memberatkan masyarakat adalah cabai. 

Ditambahkan Nikhayah, harga cabai rawit keriting pekan lalu Rp40 ribu per kilogram, saat ini naik menjadi Rp60 ribu per kilogram. Harga cabai merah besar juga mengalami kenaikan. Pekan lalu satu kilogram Rp50 ribu, saat ini naik menjadi Rp65 ribu.

"Kalau mau murah biasanya pembeli memilih dicampur dengan cabai yang sudah tidak segar, tapi masih bisa dimanfaatkan," kata dia.


(UWA)