Menhub Budi Karya Apresiasi Pembangunan Kereta Bandara di Solo Tanpa APBN

Pythag Kurniati    •    Senin, 10 Oct 2016 07:46 WIB
transportasi
Menhub Budi Karya Apresiasi Pembangunan Kereta Bandara di Solo Tanpa APBN
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) didampingi General Manager PT. Angkasa Pura I bandara Adi Soemarmo Abdullah Usman (kanan) berbincang dengan Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait (kiri) saat menghadiri peluncuran rute baru maskapai

Metrotvnews.com, Solo: Menteri Pehubungan Budi Karya Sumadi mengapesiasi kerjasama tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT. Angkasa Pura I (Persero), PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT. Adhi Karya (Persero).

Tiga BUMN tersebut, segera merealisasikan proyek kereta bandara dari Stasiun Solo Balapan menuju Bandara Adi Soemarmo.

“Sinergi ketiganya akan menghasilkan kereta bandara yang dibangun tanpa APBN. Saya sangat mengapresiasi itu,” kata Budi Karya di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, Minggu (9/10/2016).

Pembangunan kereta bandara merupakan salah satu wujud konektivitas antar moda transportasi. Budi Karya menekankan infrastruktur semacam itu penting untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Kita lihat kota-kota semakin cantik. Namun kota-kota tersebut tidak akan memiliki daya saing tanpa infrastruktur yang baik. Kalau potensi tidak diakselerasi dengan baik, tentu saja akan menjadi sia-sia,” jelas Budi Karya.

Penandatanganan nota kesepahaman antar ketiga BUMN telah dilakukan. Selanjutnya akan dilangsungkan studi kelayakan dan ditindaklanjuti dengan pembentukan usaha patungan atau joint venture company.

Budi Karya berharap, proyek kereta bandara ini dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua tahun. “Saat ini tim sedang menyusun Detail Engineering Design (DED). Kita harapkan kereta bandara selesai pada akhir tahun 2018,” pungkas Budi Karya.


(DEN)