Ban Tanpa Merek Berlabel SNI Beredar di Solo

Pythag Kurniati    •    Kamis, 14 Apr 2016 14:39 WIB
sni
Ban Tanpa Merek Berlabel SNI Beredar di Solo
Sidak standar mutu ban di Solo Jawa Tengah, Kamis (14/04/2016). (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Solo melakukan inspeksi mendadak di sejumlah toko ban di Jalan Teuku Umar, Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Kamis, 14 April 2016.

Dalam sidak pengawasan standar mutu itu, petugas menemukan beberapa ban sepeda motor berlabel Standard Nasional Indonesia (SNI). Namun tidak disertai merek barang. "Padahal dalam prosedur, untuk mendapatkan SNI harus ada merek barang," ungkap Eka Hari Kartana, Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Disperindag Kota Solo.

Petugas pun mengambil sembilan contoh ban. Tiga di antaranya berlabel SNI tanpa merek barang. "Nanti akan kami ujikan terlebih dahulu untuk memastikan SNI-nya. Uji dilakukan di Balai Laboratorium Kerajinan Batik dan Plastik di Yogyakarta," terangnya.

Hasil uji lab, imbuh Eka, bisa diketahui sekitar satu bulan. Setelah mengetahui hasilnya, Eka akan kembali menemui para pedagang.

"Saat ini pun sudah kami imbau pada para pedagang agar tidak lagi membeli ban SNI tak bermerek. Sebab waktu kita tanya distributornya juga belum jelas asalnya," papar Eka. Produsen ban, tambahnya, perlu dilacak dan diperingatkan jika memang menyalahi prosedur.

Sidak ini dilakukan untuk memberi kepastian mengenai perlindungan kepada konsumen. "Salah satu jaminan keselamatan di jalan adalah dari ban yang standar mutunya sudah baik,"ujar dia.

Sementara salah satu pemilik toko ban, Reni, mengungkapkan, menyediakan stok barang tersebut lantaran banyaknya permintaan. "Harganya terpaut tidak banyak namun banyak yang membeli," katanya.


(SAN)