Presiden Berharap Pasar Klewer Jadi Jantung Perekonomian Nasional

Pythag Kurniati    •    Jumat, 21 Apr 2017 15:12 WIB
pasar klewer bangkit
Presiden Berharap Pasar Klewer Jadi Jantung Perekonomian Nasional
Presiden Joko Widodo usai meresmikan Pasar Klewer di Solo, Jawa Tengah -- MTVN/Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Solo: Presiden Joko Widodo berharap, Pasar Klewer mampu menjadi jantung perekonomian nasional. Etalase produk rakyat yang terbakar pada akhir tahun 2014 itu juga dibidik menjadi pusat transaksi dagang nasional dan manca negara.

"Di pasar ini produknya tidak hanya berasal dari Kota Solo, namun juga Klaten, Karanganyar, Boyolali, Sukoharjo, Cilacap, Jepara, Tegal, Pekalongan, dan masih banyak lagi," kata Jokowi usai meresmikan Pasar Klewer, Jumat, 21 April 2017.

Jokowi menekankan, sebagai pasar tradisonal, Pasar Klewer tidak boleh kalah bersaing dengan mal besar. Namun, tetap menjaga kualitas produk serta harga dagangan yang dijual.

"Harus menjadi pasar tradisional modern, aman, tidak ada copet, tertib, nyaman, bisa tawar-menawar, dan ada keramahan pedagang. Itu ciri khas Klewer," tegasnya.

Usai peresmian, Jokowi meninjau sudut-sudut Pasar Klewer. Ia menyebut Pasar Klewer menjadi jauh lebih baik dari pada sebelumnya.

"Sudah komplit semuanya. Sudah bagus," kata Presiden saat berkeliling Pasar Klewer yang terdiri dari empat lantai.

Ketika melihat lantai dua Pasar Klewer, Jokowi mengungkapkan ketertarikannya. Lantai dua diperuntukkan bagi pedagang pelataran yang dahulu berjualan di luar Pasar Klewer.

"Ini menarik, karena di situ ada penjual buah, oleh-oleh, kuliner," jelas dia.

Sebelumnya, pembangunan Pasar Klewer dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, Kementerian Perdagangan mengucurkan anggaran Rp61,8 miliar pada 2015. Pada 2016, anggaran Rp96 miliar kembali dikucurkan untuk merampungkan pasar sandang terbesar di Jawa Tengah itu.

Pemerintah Kota Solo juga mengalokasikan anggaran Rp16,5 miliar dari APBD untuk fasilitas pelengkap, seperti lift dan eskalator. Jika dijumlah, pembangunan Pasar Klewer menghabiskan anggaran hampir Rp200 miliar.

Pasar yang terdiri dari empat lantai tersebut terdiri dari 1.714 kios dengan jumlah pedagang 1.694 orang. Jumlah itu diluar 945 pedagang pelataran yang ditempatkan di lantai dua Pasar Klewer.


(NIN)