Pemda DIY Diminta Pacu Ekonomi hingga 6,02 Persen

Patricia Vicka    •    Rabu, 15 Mar 2017 18:36 WIB
pertumbuhan ekonomi
Pemda DIY Diminta Pacu Ekonomi hingga 6,02 Persen
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro membuka Musrenbang di Yogyakarta, Rabu, 15 Maret 2017. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pertumbuhan ekonomi nasional pada 2018 ditargetkan sebesar 6,1 persen. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro target tersebut sulit tercapai tanpa ditopang pertumbuhan ekonomi daerah.

"Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional 6,1 persen maka pertumbuhan DIY 2018 diharapkan 6,02 persen," ujar Bambang dalam rapat Pembukaaan Musrenbang RKPD DIY di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Rabu, 15 Maret 2017.

Untuk dapat mencapainya, Pemda DIY diminta mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan, akomodasi dan makan minum, pertanian, perikanan, konstruksi, jasa pendidikan, dan pariwisata. 

"Kontribusi dari seluruh sektor tersebut sebesar 51,84 persen. Pemda diminta ikut menjaga pertumbuhan di sektor itu," tegas mantan Menteri Keuangan ini.

Selain itu pihaknya juga meminta Pemda menargetkan penurunan tingkat kemiskinan 2018 menjadi 13,63 persen. 

Maka, Pemda DIY diharapkan memfokuskan anggaran hanya pada program yang sudah dicanangkan bersama dengan pemerintah pusat. Tak ketinggalan pada pengadaan sanitasi, air bersih, dan pendidikan sekolah vokasi.

Pasalnya ada ketimpangan antara permintaan dunia kerja dengan kemampuan tenaga kerja yang ada di pasaran.

"Kami mau kembangkan pendidikan vokasi dari level pendidikan menegah hingga politeknik," pungkasnya.

Kepala Bappeda DIY Tavip Agus Rayanto mengatakan Pemda akan menyusun program yang diselaraskan dengan rencana pemerintah pusat.


(SAN)