Pemerintah Pusat Diminta Rincikan Batas Pemberlakuan HET

Pythag Kurniati    •    Jumat, 14 Apr 2017 14:54 WIB
harga sembako
Pemerintah Pusat Diminta Rincikan Batas Pemberlakuan HET
Seorang konsumen berdiri di depan deretan gula di sebuah toko ritel di Solo, MTVN - Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Solo: Dinas Perdagangan Solo, Jawa Tengah, meminta pemerintah pusat memperjelas regulasi harga eceran tertinggi (HET) untuk ritel. Jangan sampai, ada pihak yang merasa dirugikan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Subagiyo, meminta pemerintah pusat merinci batas pemberlakuan HET. Apakah hanya sampai pengecer atau distributor.

"Kalau semakin panjang rantai distribusinya otomatis terjadi perubahan harga terkait perhitungan keuntungan,” kata Subagiyo di Solo, Jumat 14 April 2017.

Bila distributor mematuhi aturan, ungkap Subagiyo, maka harga di pengecer bisa diseragamkan. Sehingga mereka bisa mendapat untung.

"Jadi tergantung harga di distributor," lanjut Subagiyo.

Mulai 10 April 2017, Kementerian Perdagangan menetapkan HET untuk tiga komoditi di ritel. Yaitu gula pasir, minyak goreng, dan daging beku. Penetapan HET sesuai dengan kesepakatan pemerintah, distributor, dan asosiasi pengusaha ritel.

Baca: Tetapkan HET 3 Komoditas, Asosiasi Ritel dan Distributor Teken MoU






(RRN)