Korban Gempa Banjarnegara Butuh Logistik

Antara    •    Kamis, 19 Apr 2018 11:15 WIB
gempagempa bumi
Korban Gempa Banjarnegara Butuh Logistik
Warga mengamati bangunan yang roboh akibat gempa tektonik dangkal dengan kekuatan 4,4 SR, yang melanda Desa Kasinoman, Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (18/4). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

Jakarta: Logistik berupa makanan dan air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi korban gempa bumi Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah.

"Kita sudah mendorong logistik ke titik pengungsian tapi masih dibutuhkan makanan, air mineral, beras, minyak goreng dan lauk-pauk," kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat, Kamis, 19 April 2018.

Selain makanan, alas tidur seperti tikar serta selimut juga dibutuhkan korban. Begitu juga dengan peralatan mandi serta peralatan pembersihan lokasi gempa.

Sesaat setelah terjadi gempa, Kemensos telah mengirim logistik permakanan, unit dapur umum lapangan, peralatan dapur umum, truk serba guna dan RTU.

Kemensos juga telah membuka dua titik dapur umum lapangan di Desa Sidakangen Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara.

Selain itu juga telah dibuka pos pengungsian di sejumlah titik di empat desa yaitu di Kecamatan Kalibening yaitu Desa Kasinoman, Desa Kertosari, Desa Plorengan dan Desa Sidakangen.

Data sementara pengungsi sebanyak 526 Kepala Keluarga atau 2.104 jiwa yang tersebar di sejumlah titik.

Terdata korban luka sebanyak 21 orang dan dua meninggal atas nama Asep (13) alamat Desa Kasinoman dan Ny Kasri (80) alamat Dusun Bakalan Desa Kasinoman.

Bencana alam gempa bumi terjadi pada Rabu 18 April pukul 13.28 WIB dengan kekuatan 4,4 SR, tepatnya di 7,21 Lintang Selatan dan 109.65 Bujur Timur dengan kedalaman empat kilometer.

Selain menimbulkan korban jiwa, gempa juga merusak sejumlah infrastruktur antara lain 316 rumah rusak dengan rincian di Desa Kertosari 62 unit, Desa Kasinoman 217 unit dan Desa Plorengan 37 unit.

Sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan yaitu masing-masing satu masjid di Desa Plorengan, Desa Kertosari, Desa Kasinoman, satu mushola di Desa Kasinoman serta dua gedung SMP di Kalibening.


(ALB)