Ratusan Siswa di Semarang Dikenalkan dengan Sistem Ekonomi Syariah

Budi Arista Romadhoni    •    Kamis, 26 Apr 2018 13:37 WIB
ekonomi syariah
Ratusan Siswa di Semarang Dikenalkan dengan Sistem Ekonomi Syariah
Pelajar SMAN 1 Semarang mendapat edukasi mengenai ekonomi syariah, Kamis, 26 April 2018, Medcom.id - Budi Arista

Semarang: Ribuan siswa SMA/sederajat di Jawa Tengah mendapat pelatihan mengenai konsep ekonomi syariah. Melalui kegiatan itu, Bank Indonesia (BI) mengenal sistem ekonomi syariah dan pengembangannya.

DI Semarang, acara berlangsung di SMAN 1, Kamis 26 April 2018. Sebanyak 432 siswa dari kelas X SMAN 1 Semarang mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala Grup Advisory and Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah Rahmat Dwisaputra mengatakan kegiatan sebagai bagian dari Festival Syariah. Acaranya berlangsung serentak di delapan kabupaten dan kota di Jateng.

"Dalam acara ini kami menyampaikan ekonomi syariah tak hanya dinikmati kalangan Muslim. Tapi juga seluruh kalangan, suku, dan agama. Karena ekonomi syariah bersifat universal dan bisa dimanfaatkan semua pihak," ungkap Rahmat di SMAN 1 Semarang.

Melalui kegiatan itu, Rahmat berharap generasi milenal mendapat informasi yang tepat untuk konsisten mendorong dan mengembangkan ekonomi syariah. Menurut Rahmat, animo siswa mengenal ekonomi syariah cukup tinggi.

"Biasanya ada kelompok siswa dari sekolah yang datang ke kantor dan kita sisipkan pengenalan tentang ekonomi syariah," ujarnya.

Asyaffa Ridzqi Amanda, siswa SMAN 1 Kelas 10, mengatakan mendapat pencerahan soal ekonomi syariah, khususnya perbankan. "Ya tambah ilmu tentang riba, kalau bank syariah tidak ada riba, kebetulan orang tua juga nabungnya di Bank Syariah  jadi disini tambah mengenal yaitu adanya zakat harta," tuturnya. 

Festival Syariah (Fesyar) merupakan kegiatan tahunan di tiga regional. Yakni Jawa, Sumatera, dan Kawasan Timur Indonesia. Fesyar Regional Jawa 2018 dipusatkan di Jawa Tengah dan dibuka pada 2 Mei 2018 di Kota Semarang.



(RRN)