Genjot PAD, Pariwisata & Parkir di Jepara Ditata

Rhobi Shani    •    Kamis, 10 Nov 2016 12:50 WIB
Genjot PAD, Pariwisata & Parkir di Jepara Ditata
Pekerja membenahi Dermaga Pariwisata Karmunjawa di Pulau Karimun Besar, Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Kamis (22/9/2016). Foto: MI/Liliek Dharmawan

Metrotvnews.com, Jepara: Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara Ichwan Sudrajat bertekad menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Jepara 2017. Sektor yang digadang-gadang bakal mampu mendongkrak PAD adalah pariwisata dan parkir. Pasalnya, Dua sektor ini belum tergarap maksimal.
 
Disampaikan Ichwan, kepulauan Karimunjawa dan Pantai Kartini merupakan salah satu destinasi andalan pariwisata Jawa Tengah. Namun, pengelolaan objek wisata Pantai Kartini belum maksimal. Penataan objek wisata dengan ikon kura-kura raksasa itu juga amburadul.
 
“Saya melihat sendiri pintu gerbangnya saja seperti itu, bagaimana wisatawan bisa tertarik. Kemudian PKL-nya juga belum tertata rapi,” ujar Ichwan, Kamis (10/11/2016).
 
Melihat kondisi tersebut, Ichwan melanjutkan, pihaknya sudah memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara untuk membenahi. Itu seperti penataan taman, PKL, dan meningkatkan kebersihan pantai.
 
“Sudah saya minta untuk disiapkan mobil pembersih trotoar. Kalau objek wisatanya bagus, retribusi bisa dinaikkan dan jangan dibuat sama. Senin sampai Jumat tiket masuknya jangan disamakan dengan Sabtu dan Minggu,” kata staf ahli Tata Pemerintahan Jawa Tengah itu.


Plt Bupati Jepara Ichwan Sudrajat. Foto: Metrotvnews.com/Rhobi
 
Selain pariwisata, pengelolaan parkir di Bumi Kartini juga belum optimal. Jika parkir dikelola dengan baik, dia yakin PAD meningkat. Sampai saat ini tarif parkir di Kabupaten Jepara masih tergolong murah. Sepeda motor hanya Rp1.000 dan mobil Rp.2.000.
 
“Contohnya parkir di rumah sakit, kenapa tidak dibuat tarif per jam. Bandara Ahmad Yani Semarang mampu menghasilkan miliaran rupiah setiap tahunnya hanya dari parkir. Tapi, harus diimbangi dengan keamanan dan kenyamanan,” kata Ichwan.
 
BIchwan meminta pihak-pihak terkait menghitung kantong-kantong parkir yang ada di Jepara. Termasuk, kantong parkir yang disewa masyarakat.
 
“Saya di sini (Jepara) hanya 100 hari, tapi kalau konsep-konsep itu dilanjutkan, pemimpin yang baru saya yakin bisa meningkatkan PAD Jepara,” kata Ichwan.
(UWA)