Pekalongan Targetkan Transaksi Pekan Batik Rp8 Miliar

Surya Perkasa    •    Sabtu, 20 Oct 2018 17:53 WIB
batik
Pekalongan Targetkan Transaksi Pekan Batik Rp8 Miliar
Ibu-ibu menyelesaikan pembuatan batik tulis di Workshop dan Show Room Batik Tobal, Pekalongan , Jawa Tengah. MI/Ramdani

Pekalongan: Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menargetkan nilai transaksi pada kegiatan Pekan Batik Nusantara (PBN) 20-24 Oktober 2018 mencapai Rp8 miliar. Target tersebut Rp2 miliar lebih tinggi dibanding ajak yang sama pada 2017.

Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz di Pekalongan berharap PBN 2018 mampu mencapai target. "Semoga nilai transaksi pada kegiatan PBN 2018 sebesar Rp8 miliar hingga Rp10 miliar dapat tercapai karena pada kegiatan ini akan lebih semarak dibanding tahun sebelumnya," kata Saelany seperti yang dilansir Antara, Sabtu, 20 Oktober 2018.

PBN menyediakan 129 stan yang untuk kementerian, pemerintah provinsi, kabupaten/kota dari luar Jawa, BUMN, BUMD, perbankan, serta 40 stan UKM batik. Kegiatan PBN 2018 juga dihadiri rombongan dari negara asing seperti Ukraina, Mesir, Peru, Swiss, dan Jepang. 

"Nantinya, kami akan mempertemukan pelaku usaha batik dengan para pembeli nasional dan internasional," kata dia.

PBN 2018 diharapkan sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat. Dia juga berharap ajang ini mampu mempromosikan batik ke mancanegara dan meningkatkan pemasaran batik secara global.

PBN 2018 ini juga menyelenggarakan Pameran Rumah Kreatif Batik Pekalongan yang akan memamerkan batik-batik warisan seniman batik legendaris. Beberapa karya dari Oey Soe Tjoen dan Liem Ping Wie akan hadir. Batik legendaris karya Sapuan, serta batik berumur 100 tahun juga dipamerkan di tempat yang sama.

 


(SUR)