Tunggakan Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Temanggung Rp7,69 Miliar

   •    Rabu, 26 Jul 2017 16:36 WIB
bpjs kesehatan
Tunggakan Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Temanggung Rp7,69 Miliar
Foto ilustrasi. (Media Indonesia/Ramdani)

Metrotvnews.com, Temanggung: Sebanyak 25.204 atau 63,4 persen dari total 39.702 peserta mandiri Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menunggak iuran. Hingga Juni 2017, jumlah tunggakannya menyentuh angka Rp7,69 miliar.

Kepala Layanan Operasional BPJS Kabupaten Temanggung Susilo Budi Iswati merinci, para penunggak terdiri dari BPJS kelas III sebanyak 12.746 peserta dengan nilai tunggakan Rp3,28 miliar. Lalu, kelas II sebanyak 8.939 peserta senilai Rp2,313 miliar, dan kelas I sebanyak 3.519 peserta dengan tunggakan Rp2,09 miliar.

Menurut dia, tunggakan bisa disebabkan peserta tidak mampu membayar dan sengaja tidak membayar iuran. Banyak peserta mendaftar BPJS ketika mau menggunakan dan kemudian tidak membayar lagi.

Ia mengatakan konsekuensi tidak membayar iuran adalah mereka tidak mendapat pelayanan kesehatan karena keanggotannya nonaktif. "Mereka baru dapat layanan kembali setelah membayar tunggakan," kata Susilo, dikutip Antara di Temanggung, Rabu, 26 Juli 2017.

Upaya penagihan telah dilakukan melalui telepon maupun pesan singkat telepon seluler. Pemberitahuan dan permintaan membayar tunggakan juga disampaikan melalui kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Kader JKN ini yang secara langsung bertemu dengan peserta dan menyadarkan peserta untuk membayar tunggakan," katanya. Termasuk berkomunikasi dengan pemkab setempat untuk membantu penyelesaian tunggakan.

Susilo menyebut peserta BPJS Kesehatan di Temanggung mencapai 486.840 orang atau 60,46 persen dari total penduduk Temanggung sebanyak 805.253 orang.


(SAN)